infosawit

Wilmar Masuk Dalam 322 Perusahaan Global di World Index Untuk Peringkat Kinerja Lingkungan



Dok. InfoSAWIT
Wilmar Masuk Dalam 322 Perusahaan Global di World Index Untuk Peringkat Kinerja Lingkungan

InfoSAWIT, SINGAPURA - Wilmar International Limited (Wilmar) mengumumkan pencantuman Wilmar ke dalam Dow Jones Sustainability Indices (DJSI) World Index untuk kelompok industri Makanan, Minuman, dan Tembakau. Wilmar masuk dalam jajaran 322 perusahaan global dalam World Index dari segi kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) terbaik setelah sebelumnya masuk dalam Indeks DJSI Asia Pasifik pada 2020. .

Wilmar mencetak skor 70 poin dalam S&P Global Corporate Sustainability Assessment (CSA), dengan rata-rata skor untuk industri sebesar 25 poin dan skor industri terbaik mencapai 88 poin.  CSA menggunakan metodologi dan penelitian komprehensif yang berfokus pada perusahaan terbaik di kelasnya dalam menentukan penilaian berdasarkan kriteria lingkungan, sosial, tata kelola, dan ekonomi, dengan penekanan kuat pada nilai pemegang saham jangka panjang.

Chief Sustainability Officer Wilmar, Jeremy Goon mengatakan, pihaknya merasa terhormat untuk diakui sekali lagi atas komitmen dan upaya praktik keberlanjutan.  “Kami lebih terdorong dengan penyertaan kami dalam Indeks Dunia DJSI yang utama, melanjutkan pencantuman kami sebelumnya dalam Indeks DJSI Asia Pasifik pada 2020,” katanya dalam keterangan tertulis diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Lebih lanjut tutur dia, dimasukkannya Wilmar ke dalam Indeks Dunia DJSI adalah sebuah penegasan bahwa perusahaan telah bergerak maju di jalur yang tepat dalam upaya keberlanjutan. Langkah ini danggap sangat penting mengingat tantangan global saat ini yang dihadapi oleh beragam lapisan masyarakat, yang disebabkan oleh pandemi. 

“Sebagai perusahaan terkemuka yang mengintegrasikan agrikultural dan produk makanan secara vertikal, kami bertahan dengan mengejar sisi keberlanjutan kami hingga melebihi operasional kami, sebagaimana kami terus mendorong transformasi industri menjadi lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab,” ungkap Jeremy.

DJSI, termasuk Dow Jones Sustainability World Index (DJSI World), diluncurkan pada 1999 sebagai seri perintis dari tolok ukur keberlanjutan global yang regional, dan negara.

Global Head of ESG Research S&P Globa, Manjit Jus mengatakan, penghargaan DJSI merupakan pengakuan langkah terdepan dalam keberlanjutan di industri. Rekor jumlah perusahaan yang berpartisipasi dalam Penilaian Keberlanjutan Korporat Global S&P 2021 adalah bukti dari sebuah gerakan yang berkembang bagi pengungkapan dan transparansi ESG.

Wilmar masuk dalam DJSI World setelah sepakat dengngan sepuluh perusahaan lainnya yang bergerak di bidang perdagangan dan pengolahan pertanian, saat berlangsungnya KTT Pemimpin Dunia tentang Hutan dan Penggunaan Lahan di COP26.

Dimana para perusahaan tersebut berkomitmen guna memenuhi road map sektoral dalam peningkatan aksi di rantai pasok yang  konsisten dengan penurunan mencapai 1,5 derajat celcius, yang harus dicapai pada saat COP27.  Pernyataan dari sepuluh perusahaan, yang memiliki total pendapatan tahunan hampir US$ 500 miliar, memperkuat urgensi tindakan kolektif dalam mengidentifikasi solusi untuk deforestasi dan pengurangan emisi gas rumah kaca dalam skala besar.

Tercatat, pada Juni tahun ini, Wilmar termasuk dalam FTSE4Good Developed Index serta FTSE4Good ASEAN 5 Index4 .  Seri Indeks FTSE4Good adalah salah satu kelompok indeks untuk Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) global pertama di dunia. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit