infosawit

Pengarusutamaan Gender Untuk Kelapa Sawit Berkelanjutan



Pengarusutamaan Gender Untuk Kelapa Sawit Berkelanjutan

InfoSAWIT, JAKARTA - Bila ditilik dari segi demografis, pada tahun 2020 lalu jumlah penduduk Indonesia sudah mencapai 270,2 juta jiwa dengan 49,4% berjenis kelamin perempuan. Sebanyak 53,6% dari seluruh penduduk perempuan berada di usia produktif dan sekitar 43% di antaranya tinggal di desa yang mayoritas bekerja pada sektor pertanian dan perkebunan, termasuk di dalamnya perkebunan kelapa sawit.

Pada sektor hulu rantai pasok kelapa sawit, 86% dari siklus produksi melibatkan perempuan. Data ini menunjukkan bahwa keterlibatan perempuan dalam industri kelapa sawit sangatlah signifikan. Namun sayangnya industri ini masih belum bisa memenuhi kesejahteraan dalam komunitas tenaga kerja kelapa sawit khususnya perempuan. Isu gender adalah terkait akses terhadap tanah dan Sumberdaya Alam (SDA), pendidikan dan pelatihan, proses pengambilan keputusan, serta kondisi kerja yang belum aman bagi perempuan, terutama bagi mereka yang mengalami masa kehamilan. Tentu saja ini akan melemahkan keberlanjutan yang hendak dibangun kelapa sawit.

Sebab itu pemerintah telah menerbitkan beragam regulasi seperti Permentan No 38 tahun 2020 tentang Indonesian Sustainale Palm Oil (ISPO), dari hasil analisa gender menunjukkan bahwa kebijakan tersebut telah menyediakan banyak peluang gender mainstry atau pengarusutamaan gender. Seperti pada aspek ketenagakerjaan pada kebijakan ISPO, atau penyediaan aspek yang langsung terhadap sosial.

Lenny Rosaline

Deputi Bidang Kesetaraan Gender

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA)

 

Lebih lengkap baca Majalah InfoSAWIT Edisi April 2022


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari infosawit.com. Mari bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link https://t.me/info_sawit, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Atau IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.

. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di link infosawit store atau berlangganan.

infosawit