infosawit

Pencabutan IUP Sarana Transnaker Ditolak



Pencabutan IUP Sarana Transnaker Ditolak

PARIGI MOUTONG – Perusahaan perkebunan kelapa sawit, PT Sarana Transnaker Palu memenangkan perkara terkait pencabutan Izin Usaha Perkebunan (IUP) kelapa sawit oleh Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Syamsurizal Tombolotutu, di Pengadilan Tata Usaha Negara.

“Alhamdulillah kami menang dalam perkara ini. Keputusan Tata Usaha Negara menganggap bahwa keputusan Bupati Parigi Moutong mencabut IUP Sarana Transnaker bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan asas-asas pemerintahan yang baik,” kata pengacara Sarana Transnaker, Amirullah, Kamis (25/9/2014),  seperti di tulis Ciputra News.

Ia menjelaskan, pihaknya menggugat Bupati Parigi Moutong karena pemerintah setempat mencabut sebagian lahan dari IUP sawit Sarana Transnaker lalu diberikan kepadaPT Rimbun Hijau Lestari seluas 19.969 hektar.

Bupati Parigi Moutong kemudian mengeluarkan Surat Keputusan Nomor : 503.45/23.48/Dishutbun tanggal 23 Januari 2014 tentang pemberian izin lokasi pembangunan perkebunan dan pabrik kelapa sawit seluas 19.969 hektar kepada Rimbun Hijau Lestari.

Pemberian izin itu, kata Amirullah melanjutkan, dilakukan hanya berselang sekitar satu bulan setelah Bupati Parigi Moutong mencabut IUP milik Sarana Transnaker pada 20 Desember 2013.

Dalam IUP kelapa sawit, perusahaan tercatat memiliki lahan seluas 38.241 hektar di Kecamatan Kasimbar, Tinombo Selatan dan Tinombo pada 2011 dengan sistem pola kemitraan dengan petani. (T3)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit