infosawit

Riset RCCC-UI: 69% Petani Sawit Masih Mau Buka Lahan



Riset RCCC-UI: 69% Petani Sawit Masih Mau Buka Lahan

JAKARTA – Pada riset yang dilakukanPusat Riset Perubahan Iklim Universitas Indonesia, dengan melibatkan 1.350 pekebun di 96 desa yang tersebar di lima kabupaten di Riau dan Sumatera Selatan, didapat bahwa pekebun kecil kelapa sawit masih memandang ekstensifikasi atau perluasan lahan sebagai cara utama untuk meningkatkan produksi dan kelapa sawit merupakan komoditas yang tak mudah tergantikan.

Sebanyak 69% pekebun kecil kelapa sawit yang disurvei tidak bersedia menerima kompensasi untuk tidak membuka lahan baru, termasuk membuka hutan. Sementara sisanya sekitar 31% menerima kompensasi untuk tidak membuka lahan baru, termasuk membuka hutandengan rata-rata mengharapkan kompensasi sebesar Rp 116 juta per hektar.

Sementara itu, sekitar 85% petani sawit tidak bersedia beralih profesi, sementara sisanya sekitar 15% yang bersedia untuk menerima kompensasi dan beralih pekerjaan dari sawit ke komoditas atau pekerjaan lain dengan kompensasi rata-rata Rp 234 juta per hektar.

 “Jika kita menafikan keinginan yang tinggi dari pekebun sawit kecil untuk memperluas lahan dan ketergantungan mereka pada usaha sawit, kita berisiko gagal memahami persoalan yang sesungguhnya dan keliru merumuskan jalan menuju keberlanjutan bagi pekebun kecil,” kata Kepala Tim Peneliti RCCC UI, Sonny Mumbunan, dalam acara pemaparan hasil riset yang dihadiri InfoSAWIT belum lama ini di Jakarta.(T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit