infosawit

Direktur CPOPC Bahas Ekspor Sawit Dengan Menteri Perindustrian



Direktur CPOPC Bahas Ekspor Sawit Dengan Menteri Perindustrian

InfoSAWIT, JAKARTA  - Industri kelapa sawit dalam negeri sudah ekspor ke beberapa negara. Memang ada sedikit kendala dalam ekspor kelapa sawit, namun hal tersebut sedang kami proses. Kendala-kendala ekspor kelapa sawit harus segera diatasi karena industri kelapa sawit kita salah satu yang terbesar di dunia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat menerima kunjungan dari Direktur Eksekutif Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC), Mahendra Siregar di Kantor kementerian Perindustrian, Jakarta pada Senin lalu.

Seperti diketahui, Uni Eropa baru-baru ini mengeluarkan resolusi Parlemen Uni Eropa terkait dengan sertifikasi produk sawit dan pelarangan biodiesel berbasis sawit. Mereka menganggap bahwa, penanaman sawit dan perluasan lahannya, akan merusak lahan itu sendiri. Padahal, Indonesia telah memiliki ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oil), dan juga standar yang sama dengan Malaysia ‎melalui Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

 

Lebih lanjut Airlangga mengatakan, pemerintah Indonesia juga tengah giat berdiskusi memetakan standar dan keberlanjutan program pengembangan industri kelapa sawit. Sekaligus perluasan industri hijau antara kedua negara dalam CPOPC.

 

Berdasarkan catatan Kementerian Perindustrian, Indonesia merupakan produsen minyak sawit nomor satu di dunia. Bahkan, nilai ekspor minyak sawit mentah dan turunannya mencapai US$ 20 miliar. "Industri perkelapasawitan merupakan salah satu sektor yang berkontribusi dan berpotensi besar dalam pembangunan nasional," imbuh Airlangga tulis industry.co.id. (T3)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit