infosawit

Asian Agri Tekan Angka Kebakaran Lahan



Asian Agri Tekan Angka Kebakaran Lahan

InfoSAWIT, PELALAWAN - Sebanyak 16 desa yang berada di Riau dan Jambi berkomitmen mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan bergabung bersama program Desa Bebas Api yang digagas  Asian Agri.

Program Desa Bebas Api (DBA) Asian Agri merupakan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan diantaranya masyarakat, pemerintah, dan perusahaan dalam menekan angka kebakaran lahan. Program ini didukung oleh inisiatif masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk mencegah kebakaran dan kabut asap di lingkungan tempat mereka tinggal.

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Montty Girianna mengungkapkan, pemerintah Indonesia semenjak dua tahun lalu telah merubah paradigma kebakaran lahan dari upaya pemadaman ke pecegahan.

 

Lebih lanjut tutur Montty Girianna, cara demikian menjadi solusi ampuh dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan sedini mungkin. “Caranya dengan meningkatkan sistem peringatan dini serta memperlancar komunikasi di lapangan, sekaligus memberikan insentif bagi desa yang tidak terjadi kebkaaran lahan, sehingga harapannnya masyarakat terpacu untuk tidak lagi menerapkan pembukaan lahan dengan membakar,” katanya kepada InfoSAWIT di Pelalawan, belum lama ini.

 

Merujuk inrformasi dari perusahaan, semenjak program Desa Bebas Api diterapkan pada 2016 lalu, telah berhasil menekan tingkat kebakaran hutan dan lahan di sekitar areal konsesi perkebunan kelapa sawit yang dikelola Asian Agri, jika tahun 2015 lalu lahan yang terbakar mencapai 13,75 ha, maka di 2016 ditekan menjadi hanya sekitar 7,98 ha. Pencegahan itu meliputi  Desa Delik, Desa Lalang Kabung, Desa Rantau Baru, Desa Lubuk Ogong, Desa Tambak, Desa Segati, Desa Sotol di Riau, serta Desa Lubuk Lawas dan Desa Lubuk Bernai di Jambi. “Harapannya di 2017 nol titik api,” kata Regional Head Asian Agri Wilayah Riau, Omri Samosir.

 

Melihat keberhasilan program Desa Bebas Api, maka di tahun ini sebanyak 7 desa kembali bergabung untuk melanjutkan komitmen pencegahan kebakaran, yakni Desa Terusan dan Desa Bagan Limau di Riau dan Desa Tupo Sumay, Desa Suo Suo, Desa Semambu, Desa Teriti, dan Desa Muara Sekalo di Jambi.

 

Erman, Ketua Tim Masyarakat Peduli Api Desa Terusan mengutarakan keinginannya untuk bergabung dalam program Desa Bebas Api didasari oleh pengalaman buruknya akibat asap yang ditimbulkan dari kebakaran.

 

“Kami ingin turut berperan karena kebakaran sudah menjadi masalah nasional yang berarti pencegahannya juga harus dilakukan secara bersama-sama. Kita semua sudah merasakan dampak buruk yang ditimbulkan dan tidak ingin kejadian serupa terulang kembali dan dirasakan oleh keluarga dan saudara-saudara kita,” ujar Erman.

 

Sementara Asian Agri sebagai perusahaan yang menaruh kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, mendukung sepenuhnya inisiatif masyarakat dengan terbuka untuk memfasilitasi desa yang bergabung dalam program Desa Bebas Api.

 

“Kami berkomitmen untuk mendukung usaha pencegahan kebakaran di Indonesia. Kami percaya dengan adanya sinergi bersama ini dapat memberi sumbangsih positif terhadap penekanan terjadinya kebakaran hutan dan lahan nasional,” tandas Head of Sustainability Operation & CSR Asian Agri, Welly Pardede. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit