infosawit

Menapak Kebun History Kencana Agri



Direktur Kencana Group, Kent Surya
Menapak Kebun History Kencana Agri

InfoSAWIT, BANGKA - Berlokasi di Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Provinis Bangka Belitung, tahun 1995 silam, dan mulai tanam tahun 1996, PT Sawindo Kencana menjadi kebun sawit yang pertama dimiliki Kencana Group.

Dilokasi ini pula menjadi titik awal si pemilik sepakat untuk mengembangkan perkebunan kelapa sawit, yang kini justru telah menjadi salah satu komoditas andalan ekspor nasional.

Kendati PT Sawindo Kencana memiliki Hak Guna Usaha seluas 8000 ha, namun  hanya seluas 5.300 ha kebun inti yang dikelola sisanya digunakan untuk lahan konservasi dan untuk areal tempat tinggal infrastruktur dan lainnya.

Pihak perusahaan juga bermitra dengan petani plasma dengan areal mencapai 2.300 ha yang melibatkan sekitar 1.150 KK dengan model kemitraan lewat program Kredit Koperasi untuk Anggota (KKPA).

Sementara kemitraan yang bekerjasama dengan Pemerintah daerah setempat menggunakan model KKSR dengan luas areal mencapai 2.400 ha meliput dua kabupaten yakni Kabupetan Induk dan Kabupaten Bangka Barat mencakup 7 kecamatan, dengan melibatkan petani sejumlah 1.200 KK. 

Dikatakan petani mitra perusahaan, Zainudin, kemitraan dengan perusahaan sudah dilakukan semenjak 2004 silam. Dengan adanya kemitraan ini petani mendapatkan pembinaan kelembagaan dan bantuan permodalan untuk pengelolan koperasi sehingga bisa berkembang. “Sebelumnya kami adalah petani lada,” katanya kepada InfoSAWIT.

Sebelum bergabung dengan pola kemitraan KKSR, Zainudin bercerita, banyak masyarakat yang anti sawit, namun setelah dipelajari dan dimusyawarahkan, masyarakatpun sepakat untuk mengikuti pola KKSR. “Awalnya anti dengan sawit begitu ada pola KKSR dan kita pelajari kita pun sepakat bergabung,” kata Zainudin yang tinggal di Kecamatan Belinsar, Bangka Barat.

Dari sisi produktivitas, saat ini produksi rata-rata Tandan Buah Segara (TBS) kebun inti mencapai sekitar 20 ton TBS/ha/tahun, sementara untuk produktivitas kebun sawit yang dikelola petani beda tipis sekitar 17 ton TBS/ha/tahun.

Direktur Kencana Group, Kent Surya menuturkan, kebun sawit yang dibangun ini menjadi kebun pertama bagi Kencana Group, dan kebun sawit yang ada di Bangka Belitung ini terbilang kondusif, hubungan antara perusahaan dengan petani sangat harmonis.

Secara umum lahan yang dimiliki perusahaan termasuk dalam kelas lahan K3, namun setelah dilakukan pengelolaan sesuai kultur teknis saat ini lahan kebun milik PT Sawindo Kencana bisa dibilang telah menjadi lahan kelas K2. “Di daerah Pangkal Pinang ini kan lahnnya beragam ada pasir, mineral dan gambut, namun dengan pengelolaan yang baik kelas lahan menjadi lebih baik,” katanya kepada InfoSAWIT, belum lama ini.  (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit