infosawit

Mahasiswa Paska Sarjana UGM Dorong Sampah Buah untuk Listrik



Mahasiswa Paska Sarjana UGM Dorong Sampah Buah untuk Listrik

InfoSAWIT, JAKARTA - Beralihnya penggunaan energi renewable, atau energi terbarukan tidaklah mudah. Selain masih terbilang baru pasokan sumber energinya juga masih sedikit, kendati biomassa mudah didapat. Contohnya saja, plant pembangkit listrik biogas berbahan bakar biomassa di Yogyakarta kian semakin sulit untuk mendapatkan pasokan sumber energinya .

Atas dasar itulah, menggugah wanita 23 tahun, mahasiswa Ilmu Lingkungan Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada, Dwi Saputri, untuk berupaya melakukan kampanye guna terus mendukung berlangsungnya pasokan bahan baku pembangkit listrik biogas berbahan bakar biomassa buah-buahan.

Kata Dwi, kampanye ini lebih banyak ditujukan untuk para petani dan pedagang di pasar-pasar tradisional bisa mengumpulkan buah-buahan yang tidak layak konsumsi untuk dijadikan bahan bakar untuk plant biogas tersebut.

 

Harapannya dengan pasokan yang stabil maka masalah sampah akan teratasi dan secara sekaligus bisa bermanfaat lantaran menjadi sumber energi listrik. “Kampanye ini untuk petani dan pedagang buah yang membuang buah busuknya, apalagi di Yogyakarta ada biogas plant dan resources-nya dari buah-buahan tidak layak konsumsi,” katanya kepada InfoSAWIT, belum lama ini di Jakarta.

 

Ide inilah yang dibawa Dwi, dalam mengikuti kontes Youth Leader in Sustainability. Apalagi plant biogas listrik itu, kata Dwi telah berdiri semenjak 2010 lalu, dan supaya bisa tetap beroperasi maka butuh pasokan buah-buahan. “Terkecuali buah jeruk, yang lainnya bisa untuk bahan bakar plant biogas itu,” tandas Dwi. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit