infosawit

Tumpang Tindih Prijinan, Selesaikan Lewat Jalur Musyawarah



Tumpang Tindih Prijinan, Selesaikan Lewat Jalur Musyawarah

InfoSAWIT, SOLO - Pakar Hukum Agraria dari Fakultas Hukum UNS, Profesor Maria S. W. Soemardjono, melihat persoalan hukum atas HGU yang diperoleh perusahaan perkebunan, selalu merujuk kepada masa lalu saat perijinan diberikan oleh Pemerintah. Pasalnya, pemberian ijin yang dilakukan pemerintah selalu berorientasi kepada pemberian hak.

Berdasarkan klasifikasi penguasaan tanah oleh Negara, selalu merujuk kepada status yang telah dimilikinya seperti tanah negara, tanah ulayat, tanah kawasan hutan negara dan tanah eks transmigrasi. “Kawasan hutan Negara yang dimiliki pemerintah, bisa saja dilepaskan haknya untuk diberikan ijin kelola kepada pihak swasta,” ujar Prof Maria menegaskan.

Prof Maria juga menerangkan proses pemberian ijin HGU yang akan dilakukan, maka pemerintah perlu melakukan beberapa tahapan sebelum dikeluarkannya perijinan tersebut. Seperti adanya arahan ijin lokasi, yang harus mengacu kepada adanya pemberian ijin-ijin sebelumnya. “Pemberian ijin pengelolaan tanah oleh negara selalu berorientasi kepada pemberian hak,” terangnya.

Bila dalam pemberian ijin pengelolaan diduga terdapat pelanggaran hukum, maka dapat dilakukan penyelesaian perkara hukum sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Sebelum menempuh jalur hukum, juga perlu dilakukan upaya penyelesaian melalui musyawarah untuk menghasilkan mufakat.

Senada dengan Prof Maria, juga dikatakan anggota Ombudsman RI, Laode Ida, yang mengungkapkan perlunya dilakukan upaya musyawarah terhadap persoalan tumpang tindih perijinan. Sebagai lembaga komisi, Ombudsman melakukan berbagai pengawasan kepada publik yang bersifat administrasi. Dimana, perlu adanya strategi penyelesaian maladministrasi antara pemegang hak lahan dengan pemerintah.

“Jika terdapat dampak negatif akibat kebijakan pemerintah yang bermasalah, maka masyarakat dapat melakukan pengaduan kepada pemerintah,” ujar Laode Ida menerangkan. (T1)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit