infosawit

Pabrik Sawit BGA Group Resmi Komersial, Jadi Harapan Bagi Masyarakat 16 Desa



Pabrik Sawit BGA Group Resmi Komersial, Jadi Harapan Bagi Masyarakat 16 Desa

InfoSAWIT, KETAPANG — Pada Selasa 19 September 2017, Bupati Ketapang Martin Rantan meresmikan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (PKS) Bukit Belaban Jaya Mill (BBNM) yang merupakan anak usaha PT Inti Sawit Lestari (Group) yaitu PT Sentosa Prima Agro (SPA) di Desa Sungai Melayu, Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Kab. Ketapang-Kalimantan Barat.

PKS yang diresmikan secara simbolis dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Ketapang ini diharapkan dapat menjadi harapan baru bagi warga sekitar sejak tahun 2008 dalam ketidakpastian akibat pailit yang dialami oleh perusahaan (investor) sebelumnya.

Bupati Ketapang, Martin Rantan, memberikan apresiasi dan terima kasih atas kesediaan PT ISL (yang juga merupakan bagian dari BGA Group) yang telah berinvestasi di Desa Sungai Melayu, dimana sebelumnya petani di sekitar perkebunan kelapa sawit mengalami kesulitan hidup karena mengeluarkan biaya transportasi yang cukup besar untuk menjual buah sawit (TBS) nya ke PKS di luar Desa Sungai Melayu.

“Sejak dinyatakan menang lelang, Pemkab Ketapang telah meminta secara khusus kepada Manajemen PT ISL (Group) untuk merealisasikan pembangunan PKS. Dan ternyata dalam waktu hitungan 10 bulan sejak peletakan batu pertama pada November 2016, pada hari ini PKS yang diharapkan masyarakat Desa Sungai Melayu bertahun-tahun lalu kini sudah dapat beroperasi”, ujar Martin Rantan kepada InfoSAWIT belum lama ini.

Lebih lanjut tutur Martin Rantan, harapannya kedepan agar masyarakat petani bisa memanfaatkan PKS tersebut melalui program kemitraan yang diikat dengan Nota Kesepahaman (MoU) antara perusahaan dengan 16 Koperasi di Kec. Sungai Melayu Rayak. Martin Rantan juga berharap agar masyarakat berkomitmen bersama untuk maju dan berkembang secara bersama, layaknya orang tua dan anak (mitra strategis).

Mewakili Manajemen BGA Group, Priyanto PS menyampaikan, mengharapkan masyarakat dan jajaran Muspika Kabupaten Ketapang bisa mendukung  supaya PKS yang didirikan ini bisa bermanfaat bagi perusahaan serta bagi masyarakat sekitar khususnya. Priyanto memastikan siap menampung seluruh buah sawit hasil panen para petani setempat untuk diolah di PKS ini dengan harga kompetitif.

Tidak sampai disitu saja, pihak perushaan juga akan dilakukan pilot project untuk kegiatan peremajaan kelapa sawit rakyat yang berlokasi di 2 desa di Kecamatan Sungai Melayu Rayak, yakni Desa Sengkaharak dan Desa Lalang Panjang.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara manajemen BGA Group dan Koperasi Petani setempat, disaksikan Bupati Ketapang serta jajaran Muspika lainnya. Penandatanganan MoU ini merupakan wujud komitmen bersama antara Masyarakat dengan Perusahaan dalam mendukung pembangunan Desa Sungai Melayu melalui suplai TBS (buah) agar pengolahan pabrik kelapa sawit dapat berjalan secara berkesinambungan.

Selain menikmati adanya pabrik kelapa sawit, masyarakat Desa Sungai Melayu juga menikmati infrastruktur jalan yang dapat mengakses sebanyak 22 desa. Perbaikan jalan tersebut telah dilakukan satu tahun yang lalu oleh PT ISL bersama-sama masyarakat setempat. Kemudian, masyarakat Desa Sungai Melayu juga dapat menikmati pelabuhan Muara Kayong yang dibangun untuk membantu para petani mengangkut TBS nya menuju pabrik pengolahan kelapa sawit.

Kasban salah seorang tokoh masyarakat yang juga petani setempat merasa senang dan bahagia dengan kehadiran pimpinan daerahnya meresmikan PKS PT Sentosa Prima Agro ini. “Saya dan warga lainnya sangat bersyukur adanya PKS yang telah berdiri ini. Sehingga buah yang kami panen setiap hari dapat dibeli oleh perusahaan, tanpa harus jauh-jauh dan mengeluarkan biaya besar untuk transportasi angkutan TBS,” katanya belum lama ini di Sungai Melayu Rayak. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit