infosawit

HGU Sawit di Kalteng Didorong Ditertibkan



HGU Sawit di Kalteng Didorong Ditertibkan

InfoSAWIT, SAMPIT-Ketua Komisi III DPRD Kotim, Rimbun meminta kepada Gubernur Kalimantan Tengah untuk memeriksa perizinan Perusahaan Besar Swasta (PBS) perkebunan sawit, terutama yang menggarap lahan di luar Hak Guna Usaha (HGU).  Dalam hal ini dirinya menyampaikan, HGU PBS sawit yang perlu diperiksa, yakni, di wilayah Desa Sebabi, Kecamatan Telawang.

"Kami minta, Pemkab Kotim turun juga meninjau HGU dua perusahaan, yakni Agro Indomas dan Agro Bukit  yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Km 72-73 Sampit-Pangkalan Bun, tepatnya di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang itu, sesegera mungkin," sebutnya.

 

Rimbun mengaku mengetahui persis operasional dua perusahaan di sana karena bermasalah dalam perizinan HGU. Ditegaskannya, masalah itu sudah lama terjadi dan sampai sekarang tidak ada tindaklanjutnya.

 

 "Kalau memang mereka lakukan kegiatan di luar HGU, segera laporkan ke provinsi sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014 dan PP Nomor 18 Tahun 2015 untuk segera dievaluasi karena dugaan menyalahi aturan. Kami minta, komitmen Gubernur, Haji Sugianto Sabran diwujudkan, karena beliau selalu bicara akan mengevaluasi, menindak tegas, serta memberi sanksi kepada PBS yang menggarap lahan di luar HGU," imbuhnya seperti dikutipdari prokal.co.

 

Menurut Rimbun, perusahaan diduga menggarap sekitar 600 hektar lahan di sana. jika memang dugaan itu tidak benar, dirinya meminta kepada perusahaan untuk menyampaikannya ke publik. Evaluasi itu dilakukansesuai aturan Menteri tanggal 4 Agustus 2017, dan kewenangan ada di Provinsi. (T3)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit