infosawit

INFO PETANI - KUALITAS APLIKASI PENYEMPROTAN PESTISIDA



INFO PETANI - KUALITAS APLIKASI PENYEMPROTAN PESTISIDA

di perkebunan kelapa sawit pada umumnya aplikasi pestisida merupakan pekerjaan rutin yang dilakukan oleh tenaga-tenaga aplikator baik tenaga kerja harian maupun yang dilakukan oleh kontraktor penyemprotan. Pekerjaan penyemprotan tersebut ditujukan untuk mengendalikan gulma maupun hama dan penyakit, sebab itu memerlukan keterampilan tersendiri baik tenaga penyemprot maupun pengawasannya.

Hasil penyemprotan banyak ditentukan oleh berbagai faktor, tetapi aplikasi yang benar dan aman merupakan suatu keharusan, karena produk pestisida yang sangat baguspun hanya akan berhasil jika diaplikasikan dengan cara yang tepat. Sebagai contoh adalah tidak semua droplet/ butir semprot mengenai sasaran. Hal ini bisa saja terjadi karena beberapa sebab, semisal bisa saja droplet tersebut terbuang sia-sia ke lingkungan, kehilangan fungsi sebagai pengendali organisme pengganggu tanaman atau tidak bernilai ekonomi bagi pengguna.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas aplikasi pestisida.

Banyak faktor yang mempengaruhi kualitas aplikasi pestisida diantaranya adalah: . .

1.Faktor Lingkungan

Lingkungan sangat mempengaruhi hasil dari penyemprotan. Waktu aplikasi pada pagi hari akan berbeda hasilnya apabila dilakukan pada siang hari, dan beberapa aplikasi dilakukan justru pada saat pagi buta atau malam hari. Demikian juga cuaca pada saat dilakukan penyemprotan. Pengaruh suhu, sinar matahari, hujan, kelembapan dan adanya embun bakal mempengaruhi kualitas dari penggunaan pestisida. Sebagai contoh, pada saat aplikasi pengendalian alang-alang waktu yang paling tepat adalah pada saat pagi hari dengan kondisi embun pada daun gulma sudah turun dan sinar matahari cukup serta diperkirakan tidak turun hujan 3 – 4 jam setelah aplikasi. . . .


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit