infosawit

Status Gunung Agung Siaga, IPOC 2017 Tetap Sesuai Jadwal Di Nusa Dua Bali



Chairperson IPOC 2017, Mona Surya
Status Gunung Agung Siaga, IPOC 2017 Tetap Sesuai Jadwal Di Nusa Dua Bali

InfoSAWIT, JAKARTA - Penyelenggaraan konferensi kelapa sawit IPOC (Indonesian Palm Oil Conference) 2017 tetap diselenggarakan sesuai jadwal, 1-3 November 2017, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Nusa Dua Bali. Namun demikian, panitia tetap mengamati perkembangan situasi Gunung Agung dan status kesiagaan yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Segala sesuatunya masih sesuai jadwal yang kita tetapkan. Semoga tidak ada situasi terkait Gunung Agung yang mempengaruhi pelaksanaan konferensi ini," kata Chairperson IPOC 2017, Mona Surya, dalam keterangan tertulisnya diterima InfoSAWIT di Jakarta, belum lama ini.

Mona mengatakan,  IPOC merupakan konferensi minyak sawit terbesar dunia yang diselenggarakan setiap tahun oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia(GAPKI). Konferensi ini mempertemukan para pelaku bisnis dalam rantai pasok minyak sawit dunia. Tahun ini IPOC mengambil tema "Growth through Productivity: Partnership with Smallholders". Selain membahas isu-isu berkait peningkatan produktivitas dan kemitraan dengan petani, pada hari kedua konferensi, juga dibahas mengenai prediksi harga minyak sawit tahun 2018.

"Tahun ini rencananya IPOC akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo, tapi beliau masih dalam konfirmasi. Juga hadir Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dan sejumlah pejabat pemerintah lainnya," tutur Mona.

Sekadar catatan, tutur Mona, IPOC sudah menjadi rujukan bagi pelaku bisnis dunia untuk memprediksi tren harga komoditas khususnya minyak sawit. Hadir sejumlah pakar komoditas dunia antara lain James Fry (Direktur LMC International Ltd Inggris), Thomas Mielke (Oil World), Dorab Mistry (Godrej International), Dr Sri Adiningsih (Ketua Dewan Pertimbangan Presiden), dan sejumlah pakar lainnya.

Sementara terkait situasi aktivitas Gunung Agung, Mona mengatakan, berdasarkan update dari Pusdalops BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Bali, kondisi saat ini masih berada di level 4 (awas) dengan gempa masih bervariasi pada 2,8 skala richter. Tidak disarankan ada aktivitas di jarak 12 km Gunung Agung.

Pusdalops BPBD Bali dan Badan Vulkanologi tidak bisa memprediksi kalan kapan Gunung Agung meletus. Lantas  bagaimana bila menjelang IPOC 2017 Gunung Agung meletus?

Dikatakan Mona, tempat penyelenggaraan acara tetap di Bali (BNDCC). “Namun  jika sebelum acara terjadi travel warning maka dipindahkan ke bulan lain. Pemindaham  waktu paling lambat sampai bulan Januari 2018," tandas Mona. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit