infosawit

Cukong Kelapa Sawit Kuasai 70% Lahan Tesso Nilo



Cukong Kelapa Sawit Kuasai 70% Lahan Tesso Nilo

InfoSAWIT, JAKARTA - Organisasi konservasi lingkungan WWF Indonesia mencatat 70 persen dari 88 ribu hektar luas Taman Nasional Tesso Nilo di Provinsi Riau, telah dikuasai oleh cukong. "Sekarang hanya tersisa 14 ribu hektar yang manjadi hutan," kata Director Policy, Sutainability and Transformastion WWF Indonesia Aditya Bayunanda di Jakarta,belum lama ini.

Ia menuturkan sebagian besar kawasan taman naional tersebut telah menjadi kebun kelapa sawit. Pemerintah, kata dia, sulit untuk melakukan penegakan hukum di kawasan tersebut karena ada persepsi masyarakat kecil yang menggantungkan hidupnya di sana. Padahal, kata dia, ada cukong yang mengendalikan mereka untuk menguasai lahan di sana.

Sejauh ini, sudah dipetakan bahwa lahan taman nasional sudah lebih dari 40 ribu hektar beralih fungsi menjadi perkebunan. Bahkan, sebagian besar pemilik lahan perkebunan tersebut banyak yang berasal dari Pekanbaru, Jakarta dan mantan pejabat. "Bahkan, mantan Kepala BPN Riau sudah menjadi tersangka karena punya kebun di dalam kawasan hutan itu," ucapnya seperti dikutip tempo.co .

Kawasan Tesso Nilo akan dijadikan pilot projek untuk kawasan konservasi yang akan melibatkan semua pihak. Selain itu, pemerintah, kata dia, bersama stake holder terkait akan merelokasi rakyak kecil yang mempunyai lahan di sana, dan akan menegakan hukum kepada para cukong di sana. "Kami akan melakukan inventarisir," ucapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan pihaknya akan fokus menangani permasalahan di Taman Nasional Tesso Nilo pemerintah, seteah WWF Indonesia menjadi projeck managemen office (PMO) pembentukan Sekretarian Bersama Reforma Agrria dan Perhutanan Sosial. "Akan dimulai dari sana (Tesso Nilo), yang menjadi pilot projek program pemerintah ini," ucapnya. (T3)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit