infosawit

Pajak Dumping Biodiesel di AS Dikenakan 50,71%



Pajak Dumping Biodiesel di AS Dikenakan 50,71%

InfoSAWIT, JAKARTA - Departemen Perdagangan Amerika menetapkan pajak antidumping untuk produk biodiesel impor asal Indonesia. Kebijakan yang diberlakukan Senin (23/10) ini bermula dari temuan bahwa produk biodiesel asal Indonesia dijual di bawah harga pasar produk sejenis di Amerika Serikat (AS).

Pajak antidumping yang dikenakan sebesar 50,71%, untuk produk biodiesel berbahan baku kelapa sawit. Demikian pernyataan Departemen Perdagangan AS, seperti dikutip oleh Reuters. Kementerian Perdagangan Indonesia mengaku sedang mempelajari sanksi baru tersebut. "Akibatnya memang daya saing biodiesel kita jadi rendah. Maka kita harus seksama dalam meresponnya," kata Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan seperti ditulis kumparan.

AS telah mengenakan sanksi antidumping atas produk biodiesel Indonesia sejak 2014. Selain AS, China dan Uni Eropa merupakan pasar utama produk biodiesel Indonesia. Mengutip data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), ekspor biodiesel dalam 3 tahun terakhir terus menurun.

Pada 2014 volume ekspor turun menjadi 1,3 miliar liter dibandingkan tahun sebelumnya 1,7 miliar liter. Pada 2015 dan 2016 turun lagi menjadi 341 dan 200 juta liter. Sedangkan pada tahun ini ekspor biodiesel diproyeksikan hanya 100 juta liter. (T3)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit