infosawit

Diduga Ada Permainan Distributor, Pupuk Langka Di Lapangan



Diduga Ada Permainan Distributor, Pupuk Langka Di Lapangan

InfoSAWIT, SINGKIL - Petani kelapa sawit di Kabupaten Aceh Singkil meminta pemerintah segera menertibkan distribusi pupuk bersubsidi di daerah itu. Diduga, ada permainan bisnis dalam pendistribusiannya.

"Pemkab Aceh Singkil harus segera menertibkan distribusi pupuk bersubsidi. Sebab selama ini distribusinya tidak sesuai dan diduga adanya permainan bisnis," kata salah seorang petani kelapa sawit di Aceh Singkil M Saleh seeprti dkutip GoAceh, belum lama ini.

Lebih lanjut kata Saleh, di kios resmi penjual pupuk bersubsidi di dekat rumahnya, juga sering kehabisan stok. Anehnya, warung maupun kios yang tidak ditunjuk sebagai penjual resmi pupuk bersubsidi masih tersedia.

"Kalau di kios resmi sering tidak cukup. Kalau kebutuhan 5 sak, nanti cuma dapat satu atau 2 sak. Sementara di warung atau kios tidak resmi dijual melebihi HET mencapai Rp140 ribu sampai Rp150 ribu per sak 50 kg. Seharusnya pupuk dijual ke petani langsung dan bukan untuk dikomersilkan lagi," keluhnya.

Sulitnya memperoleh pupuk bersubsidi juga dikeluhkan Amli warga Kecamatan Gunung Meriah. Katanya, setiap tahun petani mengeluh sulitnya memperoleh pupuk bersubsidi.

Padahal, petani sawit di sini sangat berharap pupuk subsidi pemerintah itu selalu tersedia. (T3)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit