infosawit

Museum Perkebunan, Informasi Perkembangan Perkebunan Nasional



Museum Perkebunan, Informasi Perkembangan Perkebunan Nasional

InfoSAWIT, MEDAN - Museum Perkebunan Indonesia (Musperin) merupakan objek wisata baru yang diresmikan tahun 2016 lalu. Dengan fasilitas gedung berlantai 2, menyimpan banyak penjelasan seputar perkebunan pada masa lampau dan memamerkan koleksi hasil kebun serta sejarahnya. "Museum ini adalah salah satu museum perkebunan yang ada di Indonesia," ujar Tour Guide, Fajar Syaifudin, belum lama ini.

Bagi Anda yang ingin mencari tempat wisata sekitaran wilayah Medan, Musperin merupakan pilihan yang pas. Museum ini berada di Jalan Brigjen Katamso tepatnya di Perumahan Perkebunan Kelapa Sawit (PPKS) Avross Medan.

Hanya dengan sejumlah Rp 8.000, Anda akan dipandu Budi atau Fajar mengelilingi area museum yang akan menjelaskan tetang sejarah perkebunan di Sumut. Bagi rombongan minimal 20 orang akan dikenakan tarif Rp 5.000 per orang. Tak hanya tempat berbagi sejarah, lokasi ini juga mempunyai banyak spot foto yang bagus dan unik untuk diabadikan.

Musperin didekasikan untuk membangkitkan pengetahuan anak muda tentang keadaan perkebunan sebelum negara Indonesia merdeka. Uniknya, museum ini dibangun dengan dua kelas, yaitu ada outdoor dan indoor.

Fajar menjelaskan seperti dkutip Tribun-Medan, pada bagian outdoor ada pesawat yang dahulu digunakan para pekerja kebun tembakau untuk menyiram pupuk, dan ada juga kereta api difungsikan untuk mengangkat sawit. Sedangkan bagian indoor , dahulunya merupakan bangunan bekas ruangan pejabat perkebunan Belanda, lalu berganti menjadi rumah Dinas Perkebunan hingga saat ini disulap menjadi tempat wisata Musperin.

Pada bagian dalam gedung terdapat beberapa sekat seperti, ruangan sejarah perkebunan, sejarah tembakau, kopi, teh, tebu, dan lainya. Musperin digagas oleh tokoh perkebunan Indonesia, Soedjai Kartasasmita sebagai sarana rekreasi masyarakat baik dari dalam negeri maupun luar negeri serta penambahan ilmu pengetahuan mengenai kebun yang ada di Indonesia. Soedjai menginginkan Musperin tersebut menjadi tempat wisata yang menyenangkan untuk dikunjungi.

"Untuk rencana ke depannya akan tetap difungsikan sebagai Museum nantinya dibuat kafe, tempat bermain anak, dan banyak lagi agar pengunjung tertarik, merasa nyaman dan tidak melupakan sejarah perkebunan di Indonesia," tandas Fajar. (T3)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit