infosawit

Regulasi dan Infrastruktur Jadi Kendala Bagi Terminal Minyak Sawit Di Aceh



Regulasi dan Infrastruktur Jadi Kendala Bagi Terminal Minyak Sawit Di Aceh

InfoSAWIT, SINGKIL - Terminal minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di Pulau Sarok, Singkil, Aceh Singkil hingga kini belum berfungsi. Kondisi tersebut lantaran belum didukung infrastruktur serta regulasi yang mendukung operasional ekspor CPO. Hal itu menyebabkan perusahaan belum bersedia berinvestasi. Seperti membangun tanki penampungan CPO serta fasilitas lain.

Sekda Aceh Singkil Drs Azmi seperti ditulis Serambi mengatakan, kewenangan pemerintah daerah dalam hal pembangunan terminal CPO sudah selesai. Antara lain pematangan lahan sebagai lokasi terminal. “Kewenangan daerah sudah selesai sampai pematangan lahan,” katanya.

Menurut Azmi ada dua hal yang menjadi kendala terminal CPO belum berfungsi. Kedua hal tersebut merupakan kewenangan provinsi dan pusat. Yaitu regulasi serta infrastruktur. “Dua hal saja yang menjadi kendala, seperti regulasi. Kalau regulasi sudah ada perusahaan tidak ragu lagi berinvestasi,” jelas Sekda.

Untuk regulasi, sebut Sekda, menjadi kewenangan provinsi serta pusat lantaran tekait izin ekspor CPO. Tentu saja di dalamnya harus ada lembaga pendukung yang berada di Aceh Singkil, yakni imigrasi dan bea cukai. Sedangkan infrastruktur berupa jalan khusus untuk truk pengangkut CPO.

Pembangunan terminal CPO tersbut telah menelan anggaran sekitar Rp 25 miliar. Oleh karena itu warga mendesak Pemkab Aceh Singkil mencari solusi agar terminal tersebut dapat difungsikan.

Azmi jugamenyebutkan apabila terminal CPO berfungsi maka akan menghasilkan pajak ekspor dengan nilai miliaran rupiah per tahun. Selama ini pajak ekspor masuk ke daerah lain, sebab CPO dari Aceh Singkil diekspor melalui pelabuhan Belawan, Sumatera Utara. “Selain itu beroperasinya terminal CPO akan menimbulkan multiefek ekonomi,” demikian Sekda. (T3)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit