infosawit

Sempat Morat-Marit, Ekonomi Petani Sawit Kembali Teratur



Kepala Desa Sungai Melayu, Amansius Kidung
Sempat Morat-Marit, Ekonomi Petani Sawit Kembali Teratur

InfoSAWIT, SUNGAI MELAYU -Setelah hidup morat-marit lantaran tidak ada perusahaaan mitra, jual buah sawit sulit lantaran pabrik kelapa sawit jauh. Kini tutur Kepala Desa Sungai Melayu, Amansius Kidung (48), masyarakat mulai muncul semangat untuk kembali mengelola kebun sawitnya.

Apalagi, sebelum pabrik kelapa sawit milik BGA Group di bangun, pihak perusahaan juga telah membantu perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan. “Perlakuan perusahaan terhadap masyarakat sangat baik,” katanya kepada InfoSAWIT.

Amansiu Kidung yang juga asli asal Desa Sungai Melayu lebih lanjut mengatakan, sebelum ada BGA Group masuk untuk kembali mengelola aset perkebunan kelapa sawit eks BIG yang koleps, masyarakat tidak ada pilihan, kondisinya serba semrawut dan ekonomi menjadi tidak teratur. “Namun kini kondisi ekonomi masyarakat perlahan sudah mulai teratur,” katanya

Amansius pun berharap, dengan telah berdirinya pabrik kelapa sawit, selain masyarakat bisa mengirim buah ke pabrik tersebut juga bisa membuka potensi lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. “Penerimaan tenaga kerja akan dikoordinasikan, dan wacana kedepan akan diarahkan untuk karyawan bongkar muat di pabrik, sementara untuk kendaraan pengangkutan CPO akan dibicarakan dengan desa-desa lainnya,” tutur Amansius. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit