infosawit

Enam Isu Sawit Yang Perlu Diwaspadai



Enam Isu Sawit Yang Perlu Diwaspadai

InfoSAWIT, JAKARTA – Pada tahun 2014 lalu, Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) melakukan riset terhadap isu-isu yang berdampak bagi pengembangan perkebunan kelapa sawit di dunia.

Dituturkan Country Director untuk Kegiatan RSPO di Indonesia, Tiur Rumondang, dari hasil riset tersebut dibagi menjadi sua kelompok besar yakni aspek lingkungan dan aspek sosial.

Dimana untuk aspek lingkungan, hasil riset menunjukan ada tiga isu utama yang harus diwaspadai bagi para pemangku kepentingan di perkebunan kelapa sawit. Pertama isu Deforestasi, isu ini menempati urutan tertinggi dengan pemberitaan hingga 54%. Lantas disusul isu Gas Rumah Kaca (GRK) dari hasil riset menunjukan sekitar 26% pemberitaan. Serta yang ketiga adalah isu rusaknya biodiversiti, isu ini juga mencaup sekitar 26% pemberitaan.

Lebih lanjut tutur Tiur, ketiga isu itu harus ditanggapi serius bagi para pelaku perkebunan kelapa sawit di Indonesia. “Ini adalah isu yang bila tidak ditanggapi bakal menjadi resiko, sebab itu harus menjadi perhatian kita,” katanya saat meluncurkan laporan Mengelola Risiko Kelapa Sawit, di Jakarta yang dihadiri InfoSAWIT, Selasa (12/12/2017). 

Selanjutnya pada aspek sosial, dari hasil riset didapat tiga isu besar juga yang pertama, terkait masyarakat asli yang terkadang terganggu dengan hadirnya perkebunan kelapa sawit. Pemberitaan ini mencakup 11%, biasanya tutur Tiur, yang muncul adalah masyarakat asli lokal tidak ingin mendapatkan gangguan, atau masyarakat asli menghendaki cara hidup seeprti yang mereka inginkan.

Kedua, mengenai hak asasi manusia dengan pemberitaan sekitar 9% dan pemberian hasil keuntungan yang merata (benefit sharing), yang juga porsi pemberitaanya sekitar 9%. “Biasanya masyarakat menginginkan pembagian keuntungan yang adil,” tandas Tiur. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit