infosawit

Pembahasan Isu Pertanian di KTM WTO Ke 11 Ditolak AS



Pembahasan Isu Pertanian di KTM WTO Ke 11 Ditolak AS

InfoSAWIT, BUENOS AIRES - Indonesia tetap dapat melindungi ketahanan pangan nasional meskipun solusi permanen atas proposal Public Stockholding for Food Security Purposes (PSH) belum tercapai. Hal ini disampaikan Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita setelah Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) yang berlangsung pada 10-13 Desember 2017 di Buenos Aires, Argentina.

“Walaupun hasil mengenai solusi permanen untuk PSH belum tercapai, kepentingan Indonesia untuk ketahanan pangan tidak akan terganggu,” kata Enggartiasto, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Jumat, (15/12/2017).

Solusi permanen belum terealisasi karena Amerika Serikat (AS) menolak proposal PSH. Dalam perundingan, AS menjadi satu-satunya negara anggota yang menolak.

Di sisi lain, terdapat kebutuhan yang tinggi akan solusi isu-isu pertanian. Dalam perundingan mengenai PSH, dihasilkan sebuah draf teks yang diharapkan dapat menjadi basis perundingan lebih lanjut.

Sementara itu, hal serupa juga terjadi dalam perundingan Special Safeguard Mechanism (SSM). Dalam sesi perundingan working session terkait mekanisme untuk mengatasi dampak lonjakan impor dan depresiasi harga itu, tidak tercapai kesepakatan sehingga tidak menghasilkan suatu penyelesaian.

Kebutuhan akan solusi permanen atas PSH dan penyelesaian SSM telah disuarakan secara bersama-sama oleh kelompok G-33. Sehari sebelum KTM WTO dimulai, pada Sabtu (9/12) telah berlangsung Pertemuan Tingkat Menteri G-33 di Buenos Aires, Argentina. Pertemuan tesebut dipimpin Indonesia dan bertujuan mengonsolidasikan negara anggota G-33 mengenai isu PSH dan SSM untuk dibawa ke perundingan KTM WTO ke-11, hari berikutnya.

Dengan belum tercapainya kesepakatan solusi permanen PSH, anggota akan berpegang kembali pada kesepakatan dalam Paket Bali, yaitu diberlakukannya interim solution. Namun, pembahasan solusi permanen PSH akan terus diperjuangan kembali di Jenewa pasca-KTM Buenos Aires. Meskipun begitu, Mendag Enggar mengapresiasi komitmen bersama G-33 yang terus memperjuangkan isu ketahanan pangan dan SSM. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit