infosawit

Dirut PT Sawit Golden Prima Ditahan KPK, Untuk Penyidikan



Dirut PT Sawit Golden Prima Ditahan KPK, Untuk Penyidikan

InfoSAWIT, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menahan Direktur Utama (Dirut) PT Sawit Golden Prima, Hari Susanto Gun. Merupakan tersangka kasus suap Bupati Kutai Kartanegara. Kini Hari Susanto Gun  dijebloskan ke sel tahanan usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Selasa malam (19/12/2017).

Penangkapan ini berkaitan dengan kepentingan penyidikan, juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, penyidik menahan yang bersangkutan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Jakarta Selatan (Jaksel).

Penangkapan Hari Susanto, lantaran diduga memberikan hadiah atau janji berupa uang sejumlah Rp 6 milyar kepada Rita Widyasari. Hari menyuap Rita untuk melicinkan izin lokasi inti dan plasma perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman, milik PT Sawit Golden Prima.

Kuasa hukum tersangka Hari Susanto, Simeone Petrus, menyatakan untuk sementara belum bisa memberikan keterangan panjang lebar. Namun ia tetap menghormati keputusan penyidik KPK menahan kliennya. "Itu hak subyektif mereka [penyidik] kami hormati itu," ujarnya seperti dilansir Gatra news.

Sementara itu, KPK juga menetapkan tiga orang tersangka yakni Bupati Kukar Rita Widyasari, Direktur PT Sawit Golden Prima, Hari Susanto Gun; dan Komisaris PT MBB, Khairudin setelah menemukan bukti permulaan yang cukup.

KPK menyangka Hari Susanto Gun selaku pemberi suap melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit