infosawit

Penjualan Sawit dan Karet Bakrie Kuartal III Capai Rp 1,14 Triliun



Penjualan Sawit dan Karet Bakrie Kuartal III Capai Rp 1,14 Triliun

InfoSAWIT, JAKARTA  - Merujuk laporan keuangan yang dipublikasikan Rabu (20/12/2017), manajemen PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. (UNSP) menyebutkan, penjualan neto per kuartal III/2017 mencapai Rp 1,14 triliun ditopang segmen kelapa sawit dan turunannya senilai Rp738,60 miliar, karet sejumlah Rp 380,26 miliar, dan tandan buah segar atau TBS sebesar Rp 21,58 miliar. Atau terdapat penurunan sekitar 1,7% dibanding tahun lalu pada periode yang sama.

"Dari sisi geografis, pasar domestik mendominasi kontribusi penjualan sebesar Rp1,12 triliun, sedangkan ekspor hanya Rp21,58 miliar," papar manajemen, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT.

Direktur & Investor Relations Bakrie Sumatera Plantations Andi W. Setianto menyampaikan, perseroan optimistis kinerja akan terus membaik pada tahun ini. Apalagi, berdasarkan siklus, produksi sawit biasanya mencapai puncaknya pada semester kedua setiap tahun.

Menurut Andi, harga komoditas sawit utama, yaitu CPO di CIF Rotterdam berfluktuasi dari level bulanan US$800 per ton pada Januari 2017. Harga sempat merosot ke US$ 650 pada Juli 2017, kemudian meningkat kembali ke level US$720 pada September 2017.

Perseroan juga telah melakukan inovasi melalui pengembangan bibit unggul untuk menghasilkan produksi buah sawit lebih banyak dengan luasan lahan kebun yang sama. Produktivitas bibit unggul bisa menghasilkan 35 ton buah sawit per hektare dan ekstraksi CPO 23%, atau sekitar 8 ton CPO per hektare per tahun. "Dengan bibit unggul, luas lahan kebun tidak perlu bertambah, tetapi menghasilkan produksi CPO berlipat ganda," paparnya.

Merujuk informasi dari perseroan, hingga saat ini luasan tanaman sawit menghasilkan mencapai 74.818 hektare, naik dari sebelumnya 72.704 hektare. Lahan menghasilkan paling luas berada di Kisaran, Sumatera Utara, dengan area 18.842 hektare.

Adapun luasan area belum menghasilkan per kuartal III/2017 menyusut menjadi 8.313 hektare dari sebelumnya 12.282 hektare. Lahan belum menghasilkan paling besar berada di Kalimantan Selatan seluas 3.952 hektare. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit