infosawit

Hingga September 2017, Pendapatan Sawit Sumbermas Sarana Capai Rp 631 Miliar



Hingga September 2017, Pendapatan Sawit Sumbermas Sarana Capai Rp 631 Miliar

InfoSAWIT, JAKARTA  – PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) hari ini, Kamis (28/12/2017) mengumumkan kenaikan pendapatan bersih yang signifikan dalam periode sembilan bulan hingga September 2017.

Dikatakan Chief Financial Officer dan Direktur Independen SSMS, Nicholas J. Whittle, pendapatan bersih SSMS naik 120,3% year-on-year (yoy) menjadi Rp 631,5 miliar per September 2017, ini terjadi didorong oleh kenaikan volume produksi perseroan. 

Lebih lanjut kata Nicholas J. Whittle, seiring dengan itu SSMS juga telah membukukan penjualan sekitar Rp 2,4 triliun per September 2017, atau naik sebesar 36,9% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Tercatat perusahaan telah mempertahankan Marjin Kotor, Marjin Operasi, dan Marjin Bersih pada tingkat yang sehat di 54,2%, 36,9%, dan 26,5%.  “Suatu peningkatan yang signifikan dari tahun 2016,” ujar Nicholas J. Whittle kepada InfoSAWIT, pada acara Paparan Publik di Financial Club, Jakarta.

Pertumbuhan pesat SSMS didorong oleh profil perkebunannya yang sebagian besar terdiri dari pohon kelapa sawit muda dengan rata-rata perumbuhan yang tinggi. Pada September 2017, SSMS memiliki rata-rata hasil Tandan Buah Segar (TBS) 14,6 MT/Ha, yang mana berada di atas rata-rata industri 13,5 MT/Ha. Hal ini juga memungkinkan SSMS untuk mencatat produksi TBS hingga 938.025 MT pada rentang waktu yang sama, atau naik 37,1% dari tahun lalu.

"Profil tersebut, didukung oleh praktik manajemen terbaik untuk meningkatkan produktivitas, telah menempatkan SSMS sebagai salah satu perusahaan kelapa sawit dengan hasil panen tertinggi di Indonesia," kata Whittle. "Pada saat yang sama, dari 97.335 Ha lahan yang kami kelola, SSMS baru menanami seluas total 70.840 Ha yang tersebar di seluruh Kalimantan Tengah. Komposisi tersebut mencerminkan masih besarnya potensi produksi SSMS di tahun-tahun berikutnya.”

Sejalan dengan pertumbuhan produksi TBS, perusahaan juga mencatat jumlah produksi CPO yang tinggi sebesar 262.356 MT per September 2017, meningkat 36,5% yoy. SSMS mencapai angka ini dengan tingkat penggunaan pabrik kelapa sawit sebesar 56%; ini menunjukkan potensi untuk pertumbuhan produksi yang lebih besar ke depannya.

"Dengan demikian, kami optimis dapat membantu memenuhi lonjakan kebutuhan minyak kelapa sawit secara global, yang sebagian besar didorong oleh meningkatnya permintaan pangan di Asia terutama Tiongkok dan India, juga meningkatnya kesadaran akan manfaat kesehatan kelapa sawit, serta lonjakan penggunaan biodiesel," kata Whittle. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit