infosawit

Tertangkap Basah, Oknum Perambah Hutan di Aceh



foto: Istimewa
Tertangkap Basah, Oknum Perambah Hutan di Aceh

InfoSAWIT, ACEH UTARA - Forum Konservasi Leuser (FKL) bersama Tim Reskrim Polres Aceh Tamiang dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Langsa menemukan adanya praktek perambahan hutan produksi di Desa Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Aceh Tamiang, Aceh.

"Banyak hutan produksi yang diubah fungsinya menjadi kebun kelapa sawit," kata Koordinator wilayah FKL Langsa, Tezar Pahlevi dalam keterangan resminya, belum lama ini yang dikutip Detikcom.

Deperkirakan kejadian perambahan hutan produksi tersebut sudah dilakukan sejak Januari 2017 lalu. Tercatat sekitar 150 hektar lahan hutan telah dialih fungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit. Diduga kegiatan itu dilakukan oleh dua orang cukong atau pemilik modal.

Saat dilakukan konfirmasi kepada para pekerjanya di lokasi, mereka mengaku dua cukong tersebut berinisial SA, warga Aceh Tamiang dan AB warga Binjai, Sumatera Utara. Dari penelusuran tim gabungan di kawasan hutan produksi tersebut, berhasil menyita satu unit alat berat yang diduga menjadi alat untuk mempercepat perubahan fungsi hutan tersebut.

Sementara Kasat Reskrim Polres Aceh Tamiang Iptu Ferdian Chandra menyebutkan saat dilakukan penyisiran atas dugaan perubahan alih fungsi hutan produksi bersama FKL Langsa dan KPH Langsa ditemukan satu alat berat di kawasan hutan tersebut. "Benar, saat kita lakukan penyisiran ditemukan satu unit alat berat. Saat ini sudah kita amankan di Mapolres Aceh Tamiang,” katanya. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit