infosawit

Sime Darby Sumbang Produksi Minyak Sawit 4% di Dunia



Sime Darby Sumbang Produksi Minyak Sawit 4% di Dunia

InfoSAWIT, PETAILING JAYA – Merujuk hasil riset dari Kenanga Resources terkait Sime Darby Plantation, Bhd dengan rekomendasi dari “Kinerja Perusahaan”yang memiliki target peningkatan harga RM 5,50, hingga saat ini perusahaan tersebut masih menjadi pemimpin di pasar perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan, upaya pemulihan produksi Tandan Buah Segar (TBS) sawit, dan upaya pengembangan operasi terpadu.

Hasil penelitian Kenanga Research, dikutip InfoSAWIT dari The Sun Daily, Senin (1/1/2018) mencatat, terdapat harga premium 5% terhadap rasio price-to-earning (PER) Sime Darby Plantation sebesar 26 kali lebih tinggi dibanding  penilaian rata-rata perusahaan perkebunan sawit lainnya, seperti,IOI Corp, dan Kuala Lumpur Kepong Bhd.

Kenanga Research juga mencatat, peningkatan biaya operasi bersih Sime Darby Plantationsebesar 0,56 kali yang dikhawatirkan dapat menghalangi merger dan akuisisi (M & As) akibat pelemahan produksi pada periode sebelumnya dan peningkatan biaya produksi per unit.

Sime Darby saat ini masih menjadi perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar di dunia, dan juga pemilik pabrik kelapa sawitdengan kapasitas terpasang tertinggi, dan menyumbang produksi minyak sawit dunia, sebesar 4%.

Sekitar 98% minyak sawit yang dihasilkan Sime Darby merupakan minyak sawit bersertifikat berkelanjutan (CSPO). Harga minyak sawit Sime Darby lebih tinggi sekitar US$ 20/ton - tergantung dari kadar minyak.

Dengan demikian, Sime Darby masih menjadi perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar dari sisi areal tanam dan menduduki peringkat tiga besar dengan kepemilikan kapasitas refineri tertinggi di dunia. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit