infosawit

Petani Sawit Indonesia Terancam Di Bunuh



Petani Sawit Indonesia Terancam Di Bunuh

InfoSAWIT, Jakarta - Paska keputusan Parlemen Uni Eropa yang akan melarang konsumsi energi terbarukan seperti biodiesel dari sawit baru-baru ini, mendapatkan respon keras dari petani kelapa sawit Indonesia. Pasalnya, larangan itu, akan memicu melambatnya pertumbuhan pasar minyak sawit global sehingga akan menyebabkan penurunan harga beli hasil panen petani kelapa sawit Indonesia.

Menurut Sekjen Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Asmar Arshad, keberadaan petani kelapa sawit sejumlah 5,3 juta kepala keluarga, akan menderita akibat keputusan Parlemen Uni Eropa tersebut.

"Secara terang benderang, parlemen Uni Eropa ingin membunuh masa depan petani kelapa sawit dengan larangan pembelian minyak sawit itu," katanya bersemangat.

Apabila penerapan larangan itu dilakukan pada tahun 2020 nantinya, Asmar menilai akan terjadi penurunan permintaan akan minyak sawit global, sehingga nasib petani akan kembali murung akibat berkurangnya permintaan pasar global, yang berakibat anjloknya harga jual yang diterima petani kelapa sawit Indonesia.(T1)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit