infosawit

BRG Targetkan 1,4 Juta Ha Restorasi Gambut di Konsesi Kehutanan dan Perkebunan Sawit



BRG Targetkan 1,4 Juta Ha Restorasi Gambut di Konsesi Kehutanan dan Perkebunan Sawit

InfoSAWIT, JAKARTA –Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG), Nazir Foead, mengatakan, restorasi gambut tidak hanya sekadar membasahi lahan gambut dan menanam kembali untuk memperbaiki ekosistem yang rusak, tetapi juga memberdayakan masyarakat yang hidup di lahan gambut.

Dalam Rencana Strategis BRG 2016-2020, disebutkan, perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut berkaitan erat dengan pencapaian manfaat ekonomi, sosial, dan – yang paling utama – ekologi.

Target restorasi gambut ada di areal konsesi kehutanan dan perkebunan sawit mencapai 1,4 juta hektar. Kegiatan restorasi ini bersifat komprehensif dan inklusif. Artinya, kegiatan itu melibatkan semua pihak. Bukan hanya sekadar membasahi, namun restorasi juga berupaya menjadikan masyarakat sebagai garda depan pengelolaan gambut secara bijak dan pencegahan dini bencana kebakaran gambut.

Merujuk informasi dari BRG, sepanjang 2017 BRG memfasilitasi pembangunan infrastruktur pembasahan gambut, berupa, sumur bor, sekat kanal, dan penimbunan kanal di enam provinsi, yakni, Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Luas pembasahan terdampak mencapai sekitar 200 ribuan hektar, yang terdiri dari, 103.476 hektar sebagai dampak pembasahan infrastruktur yang dibangun oleh BRG dan 98.978 hektar dari kegiatan pembasahan yang dilakukan para mitra. Dari luas itu, lebih 60 persen – sekitar 62.126 hektar – berada di Kalimantan Tengah. Sumur bor yang dibangun BRG mencapai 5.900 unit, sekat kanal yang dibangun bersama masyarakat dan perguruan tinggi mencapai 1.849 unit, dan 110 titik kanal ditimbun secara permanen. Sampai pertengahan Desember 2017, BRG telah melakukan restorasi dengan seluruh aspek teknis, sosial dan ekonomi pada sekitar satu juta hektar.

Deputi Edukasi Sosialisasi, Partisipasi, dan Kemitraan, BRG, Myrna A. Safitri mengatakan, BRG pada tahun 2017 juga telah memfasilitasi 75 desa dan kelurahan di 7 provinsi target restorasi gambut. Desa-desa itu tersebar di Riau (11 desa), Jambi (10), Sumatera Selatan (15), Kalimantan Barat (16), Kalimantan Tengah (10), Kalimantan Selatan (10), Papua (3). “Total luas wilayah desa dan kelurahan itu mencapai 1.180.441 hektar dengan areal lahan gambut yang dikelola masyarakat sekitar 878.326 hektar. Dari luas itu, 267.111 hektar menjadi target restorasi gambut. “BRG menjalankan program Desa Peduli Gambut dan masyarakat menjadi garda depan pemeliharaan ekosistem gambut,” katanya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Selain itu BRG juga telah menyiapkan pedoman supervisi pembahasan gambut di lahan konsesi. BRG menyambut baik upaya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan karena telah mengarahkan pemegang konsesi untuk menuntaskan rencana pemulihan. Pada tahun 2018, BRG akan menjalankan supervisi tersebut kepada perusahaan dalam kegiatan restorasi gambut.(T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit