infosawit

Potensi Misi Dagang ke Pakistan Capai US$ 115,02 juta



Potensi Misi Dagang ke Pakistan Capai US$ 115,02 juta

InfoSAWIT, JAKARTA – Indonesia berhasil mencatatkan potensi transaksi dan investasi sebesar US$ 115,02 juta, atau setara dengan Rp1,52 triliun dari Pakistan. Capaian ini diperoleh melalui kegiatan misi dagang ke Pakistan yang berlangsung pada 26-27 Januari 2018.

“Potensi transaksi ini di antaranya untuk produk minyak kelapa sawit, kakao, kopi, rempah-rempah, dan teh. Sementara itu, potensi investasi tercatat untuk pabrik pengolahan minyak kelapa sawit,” kata Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Enggartiasto Lukita pada Konferensi Pers Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2018, Rabu (31/1/2018) di Hotel Bidakara, Jakarta.

Selain itu, di sektor energi, Indonesia menandatangani perjanjian antarnegara (Inter Government Agreement/IGA) untuk ekspor gas alam cair (LNG) ke Pakistan. Indonesia, melalui PT Pertamina, akan mengekspor LNG sebesar 1,5 juta ton per tahun ke Pakistan LNG Ltd. selama 10 tahun. Kontrak ini dapat diperpanjang lima tahun berikutnya. Potensi transaksi yang dihasilkan dari kontrak ini, yaitu sebesar US$ 6,4 miliar.

Pada rangkaian kegiatan misi dagang ke Pakistan tersebut, Mendag bersama Menteri Perdagangan dan Industri Tekstil Pakistan, Mohammad Pervaiz Malik juga menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia dengan Federation of Pakistan Chamber of Commerce and Industry (FPCCI). Nota kesepahaman tersebut bertujuan mendorong pelaku bisnis di kedua negara untuk meningkatkan perdagangan dan pertukaran informasi.

Sementara itu, dalam forum bisnis dan one-on-one business matching hadir lebih dari 100 pelaku usaha Pakistan untuk bertemu langsung dan berbisnis dengan pelaku usaha Indonesia. “Pelaku usaha kedua negara dapat memanfaatkan kesempatan untuk menjalin interaksi dan berdiskusi mengenai produk yang diminati,” tandas Mendag Enggar.

Sementara itu, pada pertemuan bilateral, Sabtu (27/1) lalu, Indonesia dan Pakistan juga sepakat menjalin kerja sama di bidang promosi. Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), Kementerian Perdagangan, Arlinda menandatangani perjanjian kerja sama teknis di bidang promosi perdagangan dengan Sekretaris Trade Development and Authority of Pakistan (TDAP). Perjanjian ini dimaksudkan sebagai upaya awal peningkatan hubungan dagang Indonesia dan Pakistan yang mencakup pertukaran informasi.

“Pertukaran informasi dan aktivitas di bidang promosi menjadi ruang lingkup perjanjian yang disepakati bersama. Beberapa yang tercakup di antaranya adalah informasi peluang bisnis, serta aktivitas promosi dengan mendorong keterlibatan pihak swasta dari kedua negara,” ungkap Arlinda. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit