infosawit

KERJASAMA UNGGUL BANGUN SAWIT INDONESIA



KERJASAMA UNGGUL BANGUN SAWIT INDONESIA

Bagi pelaku dunia usaha, membangun kerjasama dengan banyak pihak akan menjadi suatu keuntungan besar bagi usaha itu sendiri. Termasuk usaha perkebunan kelapa sawit Indonesia, yang masih butuh banyak dukungan dan kerjasama multi pihak yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan perkebunan kelapa sawit di masa mendatang.

Memang perkebunan kelapa sawit di Indonesia telah berkembang melalui faktor kepemilikan dari tiga pihak, yaitu pihak perusahaan perkebunan milik pemerintah, perusahaan perkebunan milik swasta dan perkebunan milik petani. Tiga faktor kepemilikan inilah, yang secara nyata telah mampu mengembangkan perkebunan kelapa sawit dari peninggalan kolonial Belanda.

Melalui berbagai inovasi program dan pembiayaan pada awalnya, perkebunan kelapa sawit dibangun sebagai bagian dari “insting” bisnis pemimpin negeri jaman orde baru lalu. Benar, Presiden Suharto yang langsung memimpin proyek bisnis besar ini, yang dikemas dalam berbagai program kerja kabinet yang dipimpinnya hingga 32 tahun lamanya.

Program kerja yang dilakukan melalui pembangunan perkebunan kelapa sawit, juga merupakan bagian dari berbagai solusi yang dihadapi rejim orde baru. Seperti kepadatan penduduk di pulau jawa, maraknya pengangguran, rendahnya pendapatan dan buruknya gizi masyarakat. Sehingga dibutuhkan proyek pembangunan secara nasional, yang dapat membuka lapangan pekerjaan dan mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi saat itu.

Kenapa perkebunan kelapa sawit nasional? Secara mudah pula, kita dapat menjawabnya. Sebagai dasar kebutuhan utama perkebunan kelapa sawit adalah lahan luas bagi perkebunan. Sebab itu, ketersediaan lahan luas, sebagian besar berada di daerah pelosok yang belum tersentuh pembangunan nasional. Dimana, secara geografi, daerah pelosok itu, juga sangat minim infrastruktur dan jarang penduduknya.

Kendati awalnya, pola pembangunan perkebunan nasional juga melibatkan banyak komoditi unggulan seperti kopi, coklat, karet dan cabe. Namun, seiring berjalannya waktu, keberhasilan pembangunan perkebunan kelapa sawit tak bisa terabaikan. Pasalnya, keberhasilan per . . .


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit