infosawit

TARGET PRODUKSI CPO NAIK 5% DAN TUNTAS ISPO DI 2018



TARGET PRODUKSI CPO NAIK 5% DAN TUNTAS ISPO DI 2018

Dengan lahan seluas 273 ribu ha, dan areal tertanam sekitar 202 ribu ha, Minamas Plantation menjadi salah satu perkebunan kelapa sawit yang perlu diperhitungkan di Indonesia. Pada 2017 produksi TBS Minamas diterget naik 5%. Termasuk akan seluruhnya tersertifikat ISPO pada 2018.

Sebagai saah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia, Minamas Plantation, anak usaha Simedarby Sdn Bhd., tidak bisa begitu saja diabaikan. Semenjak beroperasi di Indonesia dari April 2001 lalu, Minamas Plantation telah tumbuh menjadi salah satu perkebunan kelapa sawit besar di Indonesia.

Buktinya, sepanjang periode 2016/2017 total areal tertanam perseroan telah mencapai 74% atau seluas 202.302 ha, dari total lahan yang dimiliki seluas 273.331 ha. Perkebunan kelapa sawit milik Minamas Plantation tersebar di 8 provinsi di seluruh Indonesia.

Sampai saat ini tercatat ada sebanyak 70 perkebunan kelapa sawit yang dikelola Minamas Plantation serta telah memiliki 23 pabrik kelapa sawit (PKS). Merujuk laporan dari perusahaan, sampai Juni 2017 produksi tandan buah segar (TBS) sawit Minamas Plantation mencapai 2,67 juta ton dengan produksi CPO sebanyak 723.724 ton.

Diakui Head Plantation Operations Minamas Plantation, Roslin Azmy Hassan, produksi TBS perusahaan selama semester pertama tahun 2017 memang cukup tinggi, ada kenaikan sekitar 67% dibandingkan produksi TBS pada tahun 2016 pada periode yang sama. Sementara untuk tahun 2017 ini rendemen minyak kelapa sawit Minamas Plantation tercatat ada kenaikan menjadi rata-rata sekitar 21%. “Harapannya sepanjang 2017 ini produksi bakal naik sekitar 5%,” katanya kepada InfoSAWIT belum lama ini.

Selain mengelola perkebunan inti, Minamas Plantation juga bermitra dengan petani dengan berbagai skim yang diterapkan seperti skim Kredit Primer Koperas


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit