infosawit

ARAH PENGEMBANGAN SEKTOR HILIR SAWIT



ARAH PENGEMBANGAN SEKTOR HILIR SAWIT

Hampir satu Windu yang lalu, sektor hilir sawit didorong untuk tumbuh dan berkembang, harapannya sebagai penyanggah bagi produksi minyak sawit nasional yang setiap tahun terus melimpah. Namun, faktanya masih banyak pekerjaan rumah yang masih banyak di lakukan.

Pengembangan industri kelapa sawit untuk beberapa tahun terakhir mulai nampak mengarah pada pengembangan ke sektor hilir, ketimbang sektor hulu sawit yang dianggap sudah tuntas pengembangannya.

Tahun 2011 lalu menjadi momentum sektor hilir sawit menjadi perhatian untuk dikembangkan, bahkan pemerintah saat itu mendukung penuh lewat penerapan berbagai kebijakan yang menguntungkan sektor ini.

Sayangnya setelah digulirkan, kebijakan itu hanya mampu mengubah komposisi ekspor dari sebelumnya didominasi sektor hulu (minyak sawit mentah/CPO), menjadi dominan produk turunan. Namun bila melihat lebih jauh, pergeseran komposisi ini masih berupa turunan minyak sawit dari produk minyak goreng (olein).

Sejatinya arah kebijakan pengembangan hilir itu guna mendorong tumbuhnya industri hilir sawit yang lebih memiliki implikasi penyerapan lebih tinggi untuk sektor hulu seperti industri oleokimia maupun biodiesel.

Sampai kebijakan pengembangan sektor hilir diterbitkan, faktanya industri hilir tersebut tidak menampakkan pertumbuhan yang signifikan. Padahal pemerintah telah menerbitkan kebijakan roadmap pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berbasis minyak nabati. Harapannya lewat KEK proses produksi lebih murah dan investasi hilir bisa berkembang.

Cara demikian pula untuk menarik investasi sektor hilir sawit supaya dikembangkan di Indonesia, dengan berbagai fasilitas insentif. Tapi lagi-lagi pengembangan KEK tersebut seolah mandeg tidak ada pertumbuhan. Padahal dengan adanya KEK berbasis minyak nabati maka sektor hilir -bukan hanya biodiesel  dan oleokimia-  turunan minyak sawit lainnya pula bisa digenjot pengembangannya.    

Barulah di tahun 2015 lalu saat pemerintah dan sebag


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit