infosawit

Praktik Budidaya sawit Berkelanjutan Jadi Contoh Dunia



Praktik Budidaya sawit Berkelanjutan Jadi Contoh Dunia

InfoSAWIT, JAKARTA - Pelantun lagu “Burung Gereja”, Agustinus Gusti Nugroho atau yang akrab disapa Nugie tercengang tatkala mengetahui kelapa sawit menghasilkan turunan yang sangat banyak, mulai dari minyak goreng, makanan, kosmetik, hingga energi baru terbarukan. Sehingga tidak bisa dipungkiri ketergantungan masyarakat internasional terhadap kelapa sawit yang sangat besar.

Bayangkan saja, kata Lelaki kelahiran tahun 1971 itu, sedari bangun tidur sampai kembali tidur lagi, minyak sawit akan selalu menemani rutinitas manusia.

Ini lah yang menjadi bukti betapa berharganya produk asli benua Afrika tersebut. Namun demikian Nugie sangat menyayangkan, adanya perilaku budidaya kelapa sawit yang tidak ramah lingkungan. Padahal tanaman berharga yang diberikan Tuhan khususnya kepada rakyat Indonesia ini mesti dapat memberikan kontribusi besar bagi keberlangsungan alam itu sendiri. “Berkacalah kita ada di Indonesia, maka harus lestarikan alam disini,” katanya.

Ketidak ramah lingkungan dalam praktik itu, ungkap Nugie, membuat dirinya sadar dan segera bergerak untuk memberikan sumbangsih lebih terhadap keberlangsungan lingkungan hijau diantaranya dengan menyuarakan penggunaan minyak sawit yang berkelanjutan.

Menurutnya komoditi yang menjadi salah satu penghasil devisa negara terbesar ini harus diatur dengan baik dan benar oleh pemerintah, jangan sampai demi keuntungan segelintir orang mengorbankan kelestarian lingkungan. Terlebih Indonesia menjadi  negara produsen minyak sawit terbesar di dunia, yang seharusnya memberikan contoh praktik sustainable kepada dunia internasional. (T3)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit