infosawit

Saatnya Mengubah Paradigma Pengembangan Kelapa Sawit Indonesia



Saatnya Mengubah Paradigma Pengembangan Kelapa Sawit Indonesia

InfoSAWIT, JAKARTA - Komisaris Utama PT Sumber Sawitmas Sarana Tbk., Bungaran Saragih mengatakan, perubahan paradigm pengembangan sawit di Indonesia perlu dilakukan. Pertama, kendati Indonesia memiliki lahan yang cukup luas, namun bila dibandingkan dengan luas lautannya masih kalah jauh. Lantas kebijakan komposisi lahan berhutan mencapai 70% dan 30% untuk penggunaan lain juga perlu dipertimbangkan dengan semakin tingginya populasi manusia di Indonesia, sebab lahan yang tersedia menjadi sangat terbatas.

Kedua, perluasan areal budidaya memang tidak diharamkan regulasi di Indonesia, namun tetap keseimbangan ekosistem patut perlu dijaga. “Mesti juga menyediakan tempat untuk hewan dilindungi dan juga sawit,” katanya kepada InfoSAWIT belum lama di Jakarta.

Ketiga, perluasan areal kebun tercatat lebih beresiko, lantaran bakal beresiko secara sosial, ancaman bagi biodiversiti dan munculnya kritikan dunia internasional.

Keempat, peningkatan produksi dengan menggenjot produktivitas mesti menjadi prioritas. “Peningkatan produksi dengan cara intensifikasi jauh lebih sustainable, kendati cara ekstensifikasi bisa dilakukan secara sustainable tetapi kedepan semakin lebih sulit” tandas Bungaran. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit