infosawit

45 Diplomat Belajar Industri Sawit dan Kertas



45 Diplomat Belajar Industri Sawit dan Kertas

InfoSAWIT, BEKASI - Upaya Pemerintah menaikkan target ekspor menjadi 11% dari realisasi tahun lalu menjadi tantangan sekaligus peluang yang baik bagi industri nasional yang selama ini berorientasi ekspor untuk memperluas pangsa pasar serta ragam produk yang sudah ada.

Tentu saja rencana itu perlu didukung dengan perangkat informasi yang kuat dan tepat, maka itu guna memperkenalkan produk unggulan nasional yakni industri perkebunan kelapa sawit serta pulp dan kertas, sebanyak 45 atase Perdagangan serta Kepala Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) Kementerian Perdagangan yang saat ini telah bertugas maupun yang akan memulai tugasnya, dibekali dengan beragam informasi produk unggulan tersebut.

Dengan cara ini dikatakan Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin, harapannya tujuan untuk meningkatkan target ekspor tersebut bukanlah hal yang mustahil. Lewat kegiatan bertajuk ‘Pemaparan Terkait Produk Andalan Kelapa Sawit & Kertas Indonesia’ yang digelar di lokasi pabrik PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (PT SMART Tbk) Marunda, Bekasi, yang lebih dikenal sebagai Marunda Refinery, para diplomat tersebut dibekali dengan informasi yang tepat, maka akan menjadi perwakilan Indonesia di dunia internasional dalam menginformasikan produk unggulan nasional itu dengan baik, disaat masih simpang siurnya pemberitaan mengenai industri kelapa sawit dan kertas.

Bersama dengan para perwakilan lembaga pemerintah seperti Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) serta asosiasi industri seperti Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) dan Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI), Saleh Husin berharap, dengan melakukan diskusi langsung di pabrik, pemahaman dan perspektif yang tepat mengenai industri kelapa sawit dan kertas bisa dapat langsung terbangun. “Para diplomat kita akan menjadi garda terdepan upaya peningkatan ekspor Indonesia. Dimana dalam lingkup pergaulan internasional, tak ada sebuah isu yang berdiri sendiri. Mereka saling terhubung, dan terkait, satu sama lain, politik, ekonomi dan sosial serta budaya,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima InfoSAWIT, Senin, (5/1/2018). 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit