infosawit

Efek Positif Minyak Sawit Indonesia



Efek Positif Minyak Sawit Indonesia

InfoSAWIT, JAKARTA - Minyak sawit sebagai komoditas minyak nabati dunia, seringkali dianggap sebagai komoditas ekspor. Maka, banyak pengusaha perkebunan dan refineri minyak sawit nasional, selalu mengutamakan kebutuhan pasar ekspor sebagai jargon utama pemasukan industrinya. Namun, pertumbuhan pasar global dewasa ini menempatkan Indonesia sebagai negara pengonsumsi minyak sawit terbesar di dunia.

Posisi Indonesia sebagai negara produsen terbesar minyak sawit dunia memang sudah dikenal masyarakat luas. Perkebunan kelapa sawit yang terhampar dari Provinsi Nanggaroe Aceh Darussalam hingga Provinsi Papuamemberikan indikasi kuat keberadaan minyak sawit sebagai bagian soko guru ekonomi nasional.

Meski luas perkebunan kelapa sawit secara nasional hanya sekitar 11 juta hektar (ha), banyak daerah di Indonesia sangat bergantung kepada perkebunan kelapa sawit. Pasalnya, perkebunan kelapa sawit menjadi sumber mata pencaharian sebagian besar penduduk yang bermukim di wilayah tersebut.

Efek positif perkebunan kelapa sawit bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat Indonesia memang tak bisa diragukan lagi. Kebutuhan tenaga kerja perkebunan kelapa sawit bisa dipenuhi dari semua golongan dan berbagai lapisan masyarakat. Tak hanya kaum berpendidikan tinggi, yang berpendidikan menengah dan rendah juga tetap bisa bekerja membantu di perkebunan.

Daya serap yang tinggi terhadap tenaga kerja di berbagai daerah secara nyata turut membantu pemerintah dalam rangka menyediakan lapangan tenaga kerja bagi rakyatnya. Alhasil, masyarakat sekitar perkebunan memiliki pekerjaan dan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan dasar hidupnya. Selain pekerjaan di perusahaan perkebunan, berbagai jenis pekerjaan baru juga bermunculan seiring menggeliatnya ekonomi yang terus bertumbuh.

Terbangunnya ekonomi pedesaan yang kokoh berbasis perkebunan kelapa sawit sejalan dengan menguatnya ekonomi nasional. Tak heran, bila ekonomi nasional mampu bertahan dari berbagai krisis yang silih berganti menghadang. Bahkan, beberapa waktu lalu, Bank Dunia memprediksi, keberadaan ekonomi Indonesia akan terus menguat di masa mendatang.

(Editorial InfoSAWT edisi Januari 2016)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit