infosawit

Kecewa Mekenisme Pengupahan Karyawan Sawit PT SPMN Mogok Kerja



Kecewa Mekenisme Pengupahan Karyawan Sawit PT SPMN Mogok Kerja

InfoSAWIT, BOGOR -  Sejumlah Buruh perkebunan kelapa sawit PT. Sarana Prima Muti Niaga (SPMN) melakukan aksi mogok kerja pada Senin (12/2/2018). Tercatat sebanyak 700 karyawan yang terdiri dari karyawan panen dan perawatan sawit ikut berpartisipasi dalam aksi mogok tersebut. Aksi ini merupakan bentuk penolakan buruh terhadap sistem pengupahan yang diterapkan PT. SPMN. Menurut pihak buruh, sistem pengupahan yang ditetapkan perusahaan menyebabkan upah yang diterima dibawah Upah Minimum Kabupaten  (UMK).

“Upah yang diterima berkisar Rp 1,5 juta. Bahkan ada buruh pemanen yang hanya menerima Rp 700-800 ribu saja”, kata seorang buruh yang ikut dalam aksi tersebut.

Dalam keterangan resmi yang diterima InfoSAWIT, Selasa (13/2/2018), PT SPMN mengimplementasikan kebijakan Top Up untuk menambahi kekurangan upah buruh. Namun menurut buruh, mekanisme Top Up yang dilakukan perusahaan tidak menjamin upah yang diterima buruh sesuai dengan UMK.

Direktur Eksekutif Sawit Watch, Inda Fatinaware mengatakan, aksi mogok kerja yang dilakukan buruh PT SPMN merupakan bukti yang menunjukkan bahwa kondisi buruh perkebunan sawit masih jauh dari hidup layak. “Target kerja yang tidak manusiawi disertai denda pengurangan upah merupakan kondisi umum di perkebunan sawit di Indonesia. Pemerintah seharusnya melakukan langkah-langkah untuk melindungi dan menjamin pemenuhan hak-hak buruh perkebunan sawit di Indonesia, salah satunya dengan regulasi perlindungan buruh perkebunan sawit,” kata Inda.

Sementara dikatakan Staf Spesialis Buruh Sawit Watch, Zidane berpendapat, sistem pengupahan berbasis pencapaian target borong yang diterapkan PT SPMN sangat merugikan buruh.  “Pengupahan berbasis target borong seperti di PT SPMN juga dipraktekkan di perkebunan sawit di Indonesia. Bila hasil kerja buruh tak memenuhi target borong, maka jelas upah yang diterima pasti dibawah ketentuan normatif,” tandas Zidane. (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit