infosawit

Lobi Indonesia Terkait Kebijakan Sawit Uni Eropa



Lobi Indonesia Terkait Kebijakan Sawit Uni Eropa

InfoSAWIT, JAKARTA – Dalam sebuah dokumen yang diperoleh AFP, mencatat industri minyak kelapa sawit Indonesia mendesak Uni Eropa untuk melonggarkan rencana penerapan standar lingkungan yang ketat dan menghilangkan kritik "negatif" mengenai komoditas tersebut.

Laporan tersebut, ditandai dengan cap "tidak untuk dipublikasikan" dan distribusi hanya untuk "Kalangan terbatas", mencatat daftar keinginan para pelaku sawit di Jakarta, dimana industri ini dianggap penting, dan kedua belah pihak didorong untuk memilah kebijakan baru untuk hubungan perdagangan senilai US$ 35 miliar per tahun.

Indonesia dan Uni Eropa memulai perundingan putaran keempat dan mungkin yang terakhir - mencakup berbagai peraturan perdagangan, investasi dan kekayaan intelektual - mulai Senin lalu di Indonesia.

Dokumen tersebut menguraikan sebuah dorongan bagi Uni Eropa guna menerapkan standar keberlanjutan yang dibuat pemerintah Indonesia (Indonesia Sustainable Palm Oil/ISPO) dan bukan skema sertifikasi dari Eropa yang lebih ketat seperti diusulkan pada bulan April tahun lalu.

Kementerian Perdagangan Indonesia menolak untuk mengomentari laporan yang bocor tersebut, dimana laporan itu tertanggal Juni 2017.

Putaran terakhir pembicaraan dilakukan pada bulan September tahun lalu, dan tidak jelas apakah dokumen tersebut mencerminkan posisi terakhir dalam proses negosiasi, yang dimulai pada pertengahan 2016.

Pejabat Komisi Eropa mengatakan mereka tidak akan mengomentari dugaan kebocoran tersebut. Namun, mereka mengatakan bahwa kesepakatan akhir tidak akan dicapai dengan mengorbankan standar lingkungan atau isu tenaga kerja.(T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit