infosawit

Klasterisasi Plasma Sawit Swadaya Dorong Validasi Data Petani



Klasterisasi Plasma Sawit Swadaya Dorong Validasi Data Petani

InfoSAWIT, KUTAI TIMUR – Bupati Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, Ismunandar secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Klasterisasi Plasma Sawit Swadaya yang bermitra dengan Sinar Mas Agribusiness and Food, seluas lebih dari 7.726 hektar. SK Bupati ini akan mengatur rayonisasi area Petani plasma sawit swadaya binaan perusahaan. Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Pertanian No.98 tahun 2013 yang mewajibkan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang luasnya 250 hektar atau lebih untuk memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat.

Klasterisasi plasma kelapa sawit mitra Sinar Mas di Kabupaten Kutai Timur ini merupakan proyek percontohan perwilayahaan pembinaan plasma sawit swadaya serta komitmen untuk pembelian tandan buah segar (TBS) dalam kerangka kemitraan secara permanen di Provinsi Kalimantan Timur.

CEO Perkebunan Sinar Mas Wilayah Kalimantan Timur, Suryanto Bun mengatakan, pihaknya menyambut baik terbitnya SK Bupati tentang klasterisasi plasma sawit swadaya. Diyakini kemitraan ini akan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. “Sejak tahun 2011, kami telah memulai kemitraan ini dengan membentuk unit khusus dalam organisasi struktural di perusahaan. Tim ini memiliki fungsi untuk memastikan program kemitraan ini berjalan dengan baik dan kini hasil dari kemitraan ini pun sudah dapat terlihat,” katanya kepada InfoSAWIT, Kamis (22/2/3018) di Kutai Timur.

Penyerahan SK Bupati yang diberikan kepada Sinar Mas Agribusiness and Food untuk dua belas koperasi mitra perusahaan disaksikan langsung oleh Direktur Jendral Perkebunan Kementrian Pertanian Bambang, Deputi Menko Perekonomian Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Musdhalifah Machmud, Direktur Tanaman Tahunan Kementrian Pertanian Irmijati Nurbahar, Kepala Sekerteriat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) Aziz Hidayat, Muspika Kabupaten Kutai Timur, camat setempat, Kepala desa, PPL, pengurus koperasi, serta perwakilan petani dan Direktur Utama Sinar Mas Agribusiness and Food Daud Dharsono yang ditemani oleh CEO Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food Wilayah Kalimantan Timur Suryanto Bun.

Pada akhir tahun 2017, Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food Wilayah Kalimantan Timur membina kebun sawit plasma seluas lebih dari 6,880 hektar. Selain itu perusahaan juga membina kebun plasma swadaya lebih dari 7.726 hektar, sehingga luas kebun plasma seluruhnya lebih dari 14.600 hektar.

“Melalui program kemitraan yang terintegrasi Perusahaan memberikan pendampingan on-farm dalam bentuk pembinaan dan pendampingan staf ahli, pengolahan produksi TBS, penyediaan bibit unggul, penyediaan pupuk dan herbisida, mekanisasi dalam pengelolaan kebun serta pengelolaan kelapa sawit berkelanjutan,” jelas Suryanto.

Selain itu, para petani plasma swadaya didorong untuk melakukan praktik agronomi yang baik dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan komitmen dan prinsip keberlanjutan praktik budidaya kelapa sawit yang dikelola perusahaan. Salah satunya adalah dengan memastikan praktik agronomi yang mengikuti standar baku kriteria dari Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Sementara dikatakan Bupati Kutai Timur, Ismunandar, cara klasterisasi petani plasma sawit swadaya ini merupakan salah satu upaya dalam perbaikan pendataan untuk lahan kelapa sawit yang dimiliki petani swadaya. Harapannya lahan sawit petani swadaya bisa dipastikan dilengkapi legalitas yang lengkap dan sahih. Sekedar informasi, pada kesempatan yang sama juga dilakukan panen perdana kebun plasma sawit swadaya milik para petani di desa Sri Pantun (T2)


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit