infosawit

5 Manfaat Sertifikasi Sawit Berkelanjutan versi Indonesia



5 Manfaat Sertifikasi Sawit Berkelanjutan versi Indonesia

InfoSAWIT, JAKARTA - Sebagaimana diketahui, produk Sawit saat ini telah menjadi primadona. Tingkat produktifitas yang tinggi menyebabkan minyak sawit memiliki keunggulan dibanding minyak nabati yang lain untuk memenuhi kebutuhan berbagai jenis produk, dari industri makanan, kosmetik, hingga energi terbarukan sebagai bahan untukpembuatan biodiesel. Lebih dari itu, 50 % produk yang dijual di pasar swalayan mengandung minyak sawit. Tak mengherankan jika perhatian Nasional dan dunia begitu besar terhadap produksi minyak sawit ini.

Di sisi lain muncul pula perdebatan terkait pola pengembangan perkebunan sawit yang sering dianggap belum menangani persoalan sosial dan lingkungan dengan baik; seperti kerusakaan ekosistem, perusakan lahan gambut yang menyebabkan pemanasan global, punahnya satwa langka karena perubahan fungsi hutan yang menjadi habitat mereka, masalah sosial dengan penduduk sekitar perkebunan, sengketa lahan, dan lain sebagainya. Hal inilah yang selama ini menjadi penghambat utama permintaan minyak sawit dunia.

Salah satu langkah penting yang dapat menjawab tuduhan-tuduhan terkait dampak negatif adalah proses sertifikasi Sustainable. Perkebunan kelapa sawit di Indonesia diklaim menjadi pemasok utama kebutuhan minyak sawit didunia. Saat ini terdapat beberapa jenis sertifikasi sustainable; dan pemerintah Indonesia juga turut berusaha membantu mempercepat proses sertifikasi perkebunan di Indonesia dengan dibentuknya ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil).

Dikatakan Climate Change and Sustainability Manager LRQA Indonesia, Cholid Bafagih, penerapan ISPO pada masa yang akan datang diharapkan dapat meningkatkan posisi tawar produk minyak sawit Indonesia di pasar dunia. Pemerintah terus berupayamempercepat proses sertifikasi ISPO. Sertifikasi ini adalah mandatori terutama mengingat adanya konsekuensi hukum bagi perusahaan yang belum tersertifikasi ISPO.

Di samping konsekuensi hukum tersebut ada beberapa manfaat utama penerapan ISPO yaitu, pertama, membantu perusahaan mengidentifikasi kepatuhan hukum karena persyaratan ISPO berisi pemenuhan beberapa peraturan yang  sudah ada seperti peraturan lingkungan, pertanahan, dll.

Kedua, meningkatkan kesiapan tekanan pasar yang makin besar di masa depan; di mana dalam jangka panjang, pembeli hanya akan membeli produk kelapa sawit dari kebun yang tersertifikasi.

Ketiga, tuntutan ini tidak terbatas pada pasar internasional, akan tetapi juga pasar nasional. Keempat, meningkatkan daya saing perkebunan kelapa sawit dengan penerapan pengelolaan sawit yang baik dengan produktifitas yang tinggi.

“Serte kelima, turut serta menjaga kelestarian lingkungan, karena saya yakin bahwa kita sendiri juga menginginkan kelestarian alam kita terjaga dengan baik,” tandas dia. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit