infosawit

Indonesia Dorong Perdagangan Adil Minyak Sawit Dengan Uni Eropa



Indonesia Dorong Perdagangan Adil Minyak Sawit Dengan Uni Eropa

InfoSAWIT, SINGAPURA – Merujuk informasi dari Kementerian Perdagangan, kerja sama ASEAN dan UE semakin berkembang. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai perdagangan serta investasi antara kedua kawasan yang tumbuh konsisten. Berdasarkan data statistik dari UE, nilai perdagangan ASEAN-UE mencapai EUR 226,6 miliar pada tahun 2017, meningkat 9,1% dari tahun sebelumnya. UE juga merupakan sumber Foreign Direct Investment (FDI) terbesar ASEAN di tahun 2016 dengan nilai sebesar EUR 26,3 miliar. Hal tersebut menunjukkan pentingnya kerja sama antara kedua kawasan. Pertemuan Bilateral

Sebelum Pertemuan Konsultasi ASEAN dan UE, Menteri Perdagangan RI, Enggartiarto Lukita, terlebih dahulu melakukan pertemuan bilateral dengan EU Trade Commissioner, Cecilia Malmström. Baik Enggartiarto maupun Cecilia mengapresiasi kemajuan yang telah disepakati pada perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Partnership Agreement (I-EU CEPA) putaran ke-4 pada tanggal 19-23 Februari 2018 lalu di Surakarta, dan secara khusus UE berjanji memberi perhatian terhadap masalah kelapa sawit Indonesia.

Indonesia juga menekankan perlunya pemahaman yang sama antara kedua belah pihak untuk isu baru seperti Trade and Sustainable Development. Selain itu, Enggartiarto menggarisbawahi pentingnya perdagangan yang adil dan merata. Kedua pihak pun sepakat mendukung rencanaASEAN-EU FTA, dan masing-masing pihak diharapkan dapat bersikap fleksibel untuk mempersempitkesenjangan yang ada.

Dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Jumat (2/3), setelah melakukan bilateral dengan EU Trade Commissioner pada pagi harinya, Enggartiarto jugamenjadi salah satu pembicara pada sesi Panel Menteri Ekonomi ASEAN pada the 6th Ministerial Panel ASEAN-EU Business Summit (AEBS).

Topik utama diskusi para menteri adalah perkembangan integrasi ekonomi ASEAN dalam kerangka Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2025, tren perdagangan UE dengan ASEAN dan individu negara ASEAN, serta tren dalam perdagangan global.

Dalam paparannya, Mendag menyampaikanreformasi ekonomi dan pembangunan konektivitas yang telah dilakukan Indonesia, termasuk program-program fasilitasi perdagangan yang telah lakukan di kawasan ASEAN. Mendag juga mengundang semua pelaku bisnis yang hadir untuk berinvestasi di Indonesia. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit