infosawit

Hilirisasi Kelapa Sawit di KEK Maloy Sudah Berjalan



Hilirisasi Kelapa Sawit di KEK Maloy Sudah Berjalan

InfoSAWIT, JAKARTA - Gubernur Kalimantan Timur, H Awang Faroek Ishak menghadiri rapat usulan Perpanjangan Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK) di Kementerian Koordinator Perekonomian, akhir Februari 2018 lalu. Rapat  dipimpin Deputi Bidang Percepatan Infrastruktur  dan Pengembangan Wilayah Wahyu Utomo.

Dalam rapat, Awang Faroek menegaskan Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK)  untuk hilirisasi kelapa sawit (KIPI Maloy) dan batu bara. "Luas lahan KEK diusulkan 1.000 ha dan lahan yang sudah dibebaskan sekitar 518 hektar," ungkap Awang Faroek, dikutip InfoSAWIT dari laman resmi Humas Provinsi Kaltim.

Saat ini sudah beroperasi pabrik kelapa sawit kapasitas 60 ton per jam, pabrik inti sawit kapasitas 100-300 ton per jam, 6 tangki timbun CPO dan CPKO kapasitas total 48 ribu ton, waduk 45 hektar, pelabuhan khusus dan perumahan.

Awang Faroek menegaskan bahkan KEK Maloy sudah beroperasi dan telah menelan investasi sejak 2011-2018 tidak kurang dari Rp2,05 triliun terdiri APBD sekitar Rp 846,6 miliar dan APBN sebesar Rp1,2 triliun. Karenanya, gubernur meminta Dewan Nasional KEK mendukung pembangunan dan pengembangan kawasan ekonomi khusus di Kaltim. Selain itu, gubernur menyanggupi apa yang menjadi keinginan Dewan Nasional KEK agar dalam dua bulan KEK MBTK sudah memiliki sertifikasi lahan, sarana air baku dan air bersih, pintu gerbang dan batas kawasan, dan standar pelayanan pengelola termasuk tata tertib kawasan.

Menurut Awang, sertifikasi lahan dari BPN dan keberadaan sarana pendukung lainnya juga telekomunikasi akan memberikan kepastian bagi investor yang akan berinvestasi di Maloy. "KEK menjadi pendorong sekaligus pemicu pertumbuhan ekonomi dan investasi di Benua Etam," katanya.

Lebih lanjut kata Awang Faroek, pemerintah daerah meminta agar Perpres 91 Tahun 2017 benar-benar diimplementasikan di kawasan Maloy. Terutama dalam memberikan kemudahan berinvestasi di daerah,” tandas Awang. (T2)

 

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit