infosawit

Memperluas Akses Petani Swadaya, terhadap Pasar Melalui Pendanaan RSSF



Memperluas Akses Petani Swadaya, terhadap Pasar Melalui Pendanaan RSSF

InfoSAWIT, Pontianak - Sertifikasi RSPO Terhadap petani Swadaya mulai mendapatkan peluang besar Terhadap akses pasar global.  Lantaran,  melalui proses sertifikasi lahan petani,  maka produksi hasil panen tandan buah segar (TBS)  yang didapat,  akan mendapatkan sertifikasi RSPO langsung. 

"Bedanya,  bila lahan petani yang langsung di sertifikasi,  maka yang mendapatkan hasil sertifikasi adalah Petani berupa tonase tbs yang dipanennya, " Kata Manager RSPO, Community Outreach & Engagement,  Imam A.  el Marzuq kepada InfoSAWIT, Selasa, (13/3 /2018) di Pontianak.. 

Menurut Imam,  kesempatan bagi petani swadaya untuk mengakses pasar global menjadi lebih besar,  kendati Masih banyak kendalanya. 

Imbuhnya,  persoalan terbesar adalah persoalan biaya sertifikasi yang tidaklah murah.  Maka RSPO juga memberikan dukungan melalui RSSF (RSPO Smallholders Support Fund), dimana dananya bisa digunakan untuk mendanai sertifikasi, peningkatan kapasitas, pemeliharaan lingkungan dan sebagainya. 

Pengajuan permohonan dana bisa ditujukan kepada RSPO, melalui pendampingan lembaga yang berkompeten ( bisa LSM, akademisi, perusahaan)  sehingga tujuan bersama bisa dicapai. 

Imbuhnya,  RSSF bisa menjadi peluang bagi petani swadaya, untuk mengelola kebun sawitnya sesuai prinsip dan kriteria berkelanjutan. 

"Sampai hari ini,  pendanaan RSSF hanya bisa diserap oleh petani swadaya melalui pendampingan, "tungkasnya.


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit