infosawit

Sarasehan Sawit: 4 Strategi Pengembangan Perkebunan Kelapa Sawit



Sarasehan Sawit: 4 Strategi Pengembangan Perkebunan Kelapa Sawit

InfoSAWIT, BOGOR – Pada Acara Sarasehan Sawit Nasional, yang diadakan oleh Ikatan Alumni Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IKA-IPB), pada Rabu, (14/3/2018) di IPB International Convention Center (IICC), terkuak bahwa pengembangan kelapa sawit kedepan butuh strategi yang matang.

Seperti dikatakan Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Sunarso, pengembangan perkebunan kelapa sawit kedepan dibutuhkan strategi yang mumpuni, lantaran dengan penerapan strategi ini pengembangan sawit akan lebih terarah dan terukur keberhasilannya.

Paling tidak dalam pandangan mantan Wakil Direktur Utama Bank BRI Periode 2015-2017, ada empat strategi yang harus diterapkan, pertama, kejelasan tata ruang nasional yang diterjemahkan dalam tata ruang propinsi secara detail dan disiplin. Dengan kejelasan ini maka masalah karut marut kelapa sawit di lahan kawasan akan bisa diselesaikan dengan baik. “Tidak ada lagi tumpang tindih perizinan dan lahan di kawasan,” kata Sunarso dalam acara tersebut yang dihadiri InfoSAWIT.

Lantas kedua, partisipatif dengan melibatkan petani sebagai subyek. Cara ini untuk memangkas ketimpangan yang sudah ada, sehingga perolehan lahan dan bantuan bisa menyeluruh dirasakan masyarakat dalam upaya pengembangan sawit kedepan.

Ketiga, integrasi hulu-hilir, sayangnya  hingga saat ini belum ada integrasi yang baik dari hulu hingga hilir, ini nampak dari primbangan jumlah pembiayaan kedua sektor tersbut yang masih timpang. Tutur Sunarso, kredit pembiayaan sawit tahun 2017 di sektor hulu telah mencapai  Rp 332,7 triliun, sementara kredit pembiayaan sektor hilir baru mencapai Rp 94,8 triliun. “Artinya pengembangan sektor hilir masih belum begitu besar,” kata Sunarso.

Lantas terakhir, atau yang keempat ialah terkait sustainability, atau penerapan praktik berkelanjutan. Apalagi saat ini masih banyak isu. “Jika semua strategi itu diterapkan, harapannya industri sawit nasional berkembang dengan baik,” tandas Sunarso. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit