infosawit

Benarkah Sawit Peningkat Ekonomi Masyarakat?



Wakil Presiden Jusuf Kalla, saat membuka acara WPLACE di Jakarta
Benarkah Sawit Peningkat Ekonomi Masyarakat?

InfoSAWIT, JAKARTA –Diakui atau tidak komoditas kelapa sawit telah berkembang begitu cepat, dari lahan ratusan hektar kini telah mencapai belasan juta ha. Kendati pengembangan sawit di dunia tidak hanya dikembangkan di Indonesia, lantaran sawit juga tumbuh dan berkembang di Malaysia.

Sayangnya perkembangan perkebunan kelapa sawit di dunia, kerapkali diikuti dengan isu negatif, seperti isu perusakan hutan dan konflik dengan masyarakat lokal. Vijesh Krishna dari Universitas Goettingen, Jerman, mengungkapkan, sepanjang 2003 sampai 2014, pertumbuhan perkebunan kelapa sawit di dunia tercatat naik 39%. “Sementara pasokan minyak sawit sekitar 80% berasal dari Indonesia dan Malaysia,” kata Vijesh Krishna, dalam acara Seminar Internasional dan Pameran Perkebunan (WPLACE) 2017, yang dihadiri InfoSAWIT di Jakarta.

Tercatat perkembangan perkebunan kelapa sawit meningkat pesat pada periode 2000 sampai 2013, pertumbuhan itu sangat signifikan, dari 2 juta menjadi 7 juta ha, dimana sekitar 40% perkebunan kelapa sawit itu dikelola petani.

Lantas apakah sawit berdampak pada perekonomian petani? Tutur Vijesh Krishna, berdasarkan penelitian yang dilakukan di Jambi menunjukkan bahwa, perkebunan kelapa sawit yang dikelola petani tumbuh dengan pesat dengan alasan mengembangkan komoditas ini tidak banyak membutuhkan tenaga kerja banyak. “Sedikitnya setengah dari keuntungan dari membudidayakan kelapa sawit secara tidak langsung dari penghematan penggunaan tenaga kerja,” katanya.

Lebih lanjut kata Vijesh Krishna, pengembangan perkebunan kelapa sawit rakyat juga ternyata lebih bergantung pada faktor individu, misalnya dari status kepemilikan lahan dan tenaga kerja.

Sementara munculnya kebijakan ramah lingkungan dianjurkan untuk lebih eksplisit, termasuk mempertimbangkan heterogenitas sosial. “Saat ini penelitian yang masih berjalan adalah untuk melihat hasil dari perubahan penggunaan lahan dan dampaknya terhadap rumah tangga pekerja,” tandas dia. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit