infosawit

MENGENAL SISTEM PENGADUAN RSPO



MENGENAL SISTEM PENGADUAN RSPO

Sebagi upaya menjaga prinsip keadilan, maka di dalam Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) terdapat Sistem Pengaduan RSPO, atau dikenal dengan Complaints & Appeal Procedures (Prosedur Komplain dan Banding). Langkah ini dilakukan untuk menangani aduan yang ditujukan kepada anggota RSPO, untuk diselesaikan secara transparan dan tidak memihak.

Tiada gading yang tak retak, peribahasa tersebut tepat kiranya menjadi cerminan bahwa sebaik apapun sistem yang dibuat manusia pasti tidak akan sempurna alias masih ada celah kesalahan atau penerapan kebijakan yang masih dianggap kurang bagus.

Demikian pula pada penerapan prinsip dan kriteria RSPO, utamanya bagi anggota dari sektor perkebunan. Berlokasi di area terpencil, potensi konflik yang tinggi serta pemahaman yang berbeda menjadi musabab masih banyak komplain atau aduan yang ditujukan kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit anggota RSPO.

Bukannya mencari siapa yang salah, namun bagaimana kemudian aduan yang muncul  memperoleh solusi. Alasan inilah yang kemudian mendorong RSPO membuat suatu sistem pengaduan yang menjunjung tinggi keadilan, transparansi dan tidak memihak untuk menangani serta menyelesaikan pengaduan yang diajukan terhadap anggota RSPO.

Dikatakan Country Director RSPO untuk operasional di Indonesia, Tiur Rumondang, terdapat 2 mekanisme pengaduan di dalam RSPO, yakni Fasilitas Penyelesaian Sengketa (Dispute Settlement Facility/DSF) dn Prosedur Komplain dan Banding (Complaints and Appeal Procedure/CAP).

Fasilitas Penyelesaian Sengketa (DSF) adalah layanan fasilitasi in-house RSPO untuk mendukung anggota RSPO, masyarakat lokal dan pemangku kepen . . . .


. . . untuk selengkapnya dapat di baca di majalah infosawit di infosawit store atau berlangganan.

infosawit