infosawit

LPBI PBNU: RUU Sawit Belum Diperlukan



LPBI PBNU: RUU Sawit Belum Diperlukan

InfoSAWIT, JAKARTA - Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPBI PBNU) M. Ali Yusuf menganggap, Rancangan Undang-Undang tentang Perkelapasawitan (RUU Sawit) tidak diperlukan karena Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan dinilai sudah lengkap. 

"Undang-Undang Perkebunan sudah cukup. Ini kan (RUU Perkelapasawitan) terlalu khusus, nanti pertanyaan orang adalah kenapa dibuka sampai khusus, apakah ada sponsor atau apa," katanya dalam laman NU Online yang dikutip InfoSAWIT, Selasa (3/4/2018).

Oleh karena itu, ia menganggap, memunculkan RUU Perkelapasawitan hanya akan melanggengkan kekuasaan para pemodal dan pemilik tanah. Hal tersebut bertolak belakang dengan semangat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan salah satu poin rekomendasi Munas-Konbes NU 2017 yang diselenggarakan di Lombok, Nusa Tenggara Barat, tentang Redistribusi Tanah. "Kalau ini nanti disahkan, ya nanti tidak ada gunanya dengan reforma agraria," jelasnya. 

Selain itu, menurutnya, RUU sawit ini bisa melegalkan para pengusaha untuk membuka lahan yang akan menimbulkan bencana.  (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit