infosawit

Pusat Penelitian Kelapa Sawit Dukung Peremajaan Sawit Rakyat



Pusat Penelitian Kelapa Sawit Dukung Peremajaan Sawit Rakyat

InfoSAWIT, JAKARTA – Dikatakan Direktur Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Hasril Hasan Siregar, dalam kerjasama pengadaan bibit, pihaknya akan full support dan sudah diminta pemerintah lewat Direktorat Jenderal Perkebunan untuk mendukung penuh kegiatan peremajaan kebun sawit untuk rakyat.

Kerjasama ini sesuai dengan  salah satu visi PPKS guna menyediakan benih sawit unggul untuk kepentingan rakyat. Bibit yang akan disebarkan untuk kegiatan peremajaan kelapa sawit rakyat dipilih dari bibit kelapa sawit dari hasil penemuan terakhir, yang paling terkini dan terbaik untuk rakyat. “Dalam peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat kami mengutamakan untuk menggunakan bibit PPKS 540.,” kataya kepada InfoSAWIT, belum lama ini di Jakarta.

Kendati, diakui Hasril, untuk saat ini PPKS juga telah memiliki bibit sawit dengan jenis terbaru PPKS 540NG (Next Generation), tahan ganoderma. Namun demikian lantaran peremajaan sawit itu baru siklus pertama jadi kemunkinan serangan ganoderma nya masih kecil, disamping itu harganya juga lumayan tinggi.

“Untuk persiapan replanting, kami sudah mempersiapkan semenjak awal tahun sebanyak 1 juta bibit sawit siap tanam. Untuk peremajaan di Musi Banyuasin, PPKS telah menyediakan sekitar 375 ribu bibit sawit, untuk sekitar 2.600 ha, sementara sisanya atau sekitar 300 ribu bibit sawit lagi menyusul,” tandas dia.

Untuk harga benih sawit PPKS tercatat paling bersaing, apalagi ada khusus harga untuk petani dengan diskon 10%. Ini dilakukan lantaran sudah sesuai amanat pemerintah untuk memberikan benih sawit unggul yang ekonomis kepada petani.

“Harga benih sawit PPKS saat ini sekitar Rp 7.500/butir, namun untuk petani maka akan ada potongan harga menjadi hanya sekitar Rp 6.750/butir,” tandas dia. (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit