infosawit

Daud Dharsono : Jadikan ICOPE Sebagai Wadah Bersama Stakeholder Sawit



Daud Dharsono : Jadikan ICOPE Sebagai Wadah Bersama Stakeholder Sawit

InfoSAWIT, JAKARTA –  Sejak tahun 2007 lalu PT SMART Tbk., CIRAD dan WWF sudah melakukan kolaborasi kerjasama untuk berdiskusi bersama pemangku kepentingan industri kelapa sawit lainnya, untuk membicarakan pengelolaan berkelanjutan kelapa sawit Indonesia. Sebab itu, International Conference on Oil Palm and Environment (ICOPE) dilakukan bersama.

Hingga tahun 2016 lalu, acara ICOPE sudah dilakukan setiap 2 tahun sekali, dengan mengundang para pemangku kepentingan lainnya sebagai pembicara dan peserta acara yang biasanya diselenggarakan di Pulau Dewata, Bali. Sebab itu, acara ini penting untuk diikuti setiap 2 tahun sekali, untuk bertukar pikiran dan pandangan membahas minyak sawit dan lingkungannya.

Sebagai informasi, sejak tahun 1983 lalu, Sinarmas telah membeli perkebunan kelapa sawit di  Provinsi Sumatera Utara, untuk ditingkatkan pengelolaannya menjadi keberlanjutan hingga saat ini. Sebab itu, Sinarmas memiliki DNA berkelanjutan, yang menjadi dasar pengembangan perkebunan kelapa sawit di Indonesia.  “Dibutuhkan bantuan dari semua pihak untuk membangun perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan melalui diskusi didalam ICOPE 2018 nantinya,”kata Daud Dharsono menjelaskan kepada InfoSAWIT, Jumat (14/4/2018) di Jakarta.

Imbuhnya, Sinarmas juga selalu berupaya meningkatkan yield, melalui produksi benih unggul yang baik, resistensi terhadap penyakit dan berbagai riset yang bisa membantu budidaya. Sinarmas juga mendukung pembangunan berkelanjutan (SDG) yang sebelumnya MDGs.

PT SMART Tbk., juga melakukan praktek budidaya terbaik dan berkelanjutan dalam setiap aksi korporasinya. Sebagai informasi, ICOPE 2018 akan diselenggarakan di Bali pada 25-27 April 2018, dan dapat di telusuri infomasi lebih lanjut, melalui www.icope-series.com . (T1)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit