infosawit

Pelaku Sawit pun Diajak Dalam Misi Dagang di Bangladesh



Pelaku Sawit pun Diajak Dalam Misi Dagang di Bangladesh

InfoSAWIT, Dhaka -  Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Arlinda menegaskan komitmen Indonesia dalam mendorong Bangladesh menjadi negara berkembang di kawasan Asia Selatan melalui kerja sama ekonomi, investasi, dan perdagangan. Indonesia siap bekerja sama secara strategis melalui pembangunan manajemen bandara dan infrastruktur.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Forum Bisnis di Hotel Le Meridien, Dhaka, Bangladesh kemarin, Kamis (26/4) lalu. Forum bisnis adalah bagian dari rangkaian misi dagang ke Bangladesh, yang merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Joko Widodo ke negara tersebut pada Januari 2018. Presiden Jokowi bertemu dengan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina Wajed dan Presiden Bangladesh Abdul Hamid untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan bilateral.

“Presiden RI berharap kerja sama ini akan mendorong Bangladesh menjadi negara berkembang dan bersama-sama Indonesia meningkatkan kesejahteraan rakyat kedua negara melalui kerja sama ekonomi, investasi, dan perdagangan yang menguntungkan kedua negara,” kata Arlinda dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Dalam misi dagang Bangladesh, Kemendag membawa 93 orang pelaku usaha dari 43 perusahaan di berbagai sektor produksi/industri seperti migas, minyak sawit mentah (CPO), fesyen, makanan dan minuman, otomotif, properti, layanan bandara, furnitur, jasa konstruksi dan infrastruktur, serta sejumlah perwakilan instansi daerah. Para pengusaha Indonesia ini menjalin komunikasi dagang dengan 122 buyer Bangladesh, terdiri atas 103 perusahaan importir dan 19 anggota KADIN Bangladesh.

Kemendag menyelenggarakan misi dagang ke Bangladesh pada 26-28 April 2018 sebagai bagian dari upaya membuka pasar ekspor ke negara-negara nontradisional tahun ini. Rangkaian kegiatan misi dagang ini terdiri atas forum bisnis, business matching, dan dukungan penyelenggaraan Indonesia Fair 2018 yang digelar KBRI Dhaka.

Forum bisnis di Dhaka kali ini menjadi ajang pertemuan para pengusaha Indonesia dan Bangladesh untuk saling mengenal dan menjalin hubungan bisnis. Harapannya, forum bisnis akan menghasilkan transaksi perdagangan atau investasi.

Usai forum bisnis, para pengusaha dari kedua negara bertemu dalam sesi business matching untuk melakukan komitmen transaksi bisnis dan investasi. Delegasi Indonesia juga melakukan kunjungan ke importir minyak kelapa sawit, Meghna Group of Industries (MGI). (T2)

 


. . . Dapatkan majalah infosawit berbentuk digital (e-magz) di infosawit store atau berlangganan.

infosawit